Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Dirjen Bea Cukai: Penyelundupan Narkoba Harus Dilawan Bersama

SELASA, 20 MARET 2018 | 21:31 WIB | LAPORAN:

Peningkatan jumlah narkoba masuk ke Indonesia di awal tahun 2018 membuat prihatin Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Heru Pambudi.

Dalam catatan dia, sepanjang tahun lalu ada 3 ton penyelundupan narkoba yang berhasil ditangkap pemerintah. Sementara di tahun ini, baru tiga bulan jumlah penyelundupan narkoba yang ditangkap mencapai 2,5 ton.

Untuk itu, Ditjen Bea dan Cukai yang bertanggung jawab dalam mencegah masuknya narkoba di perbatasan tengah menyiapkan strategi matang untuk meminimalisir penyelundupan yang dilakukan sindikat jaringan narkoba, baik di nasional maupun internasional hilir mudik di Indonesia.


"Karena kita memerangi narkoba yang dikelola oleh sindikat, maka penanganannya perlu rencana yang matang dengan sinergi yang kuat antara unsur-unsur tersebut," ujarnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9, dengan tema 'Pemerintah Serius Tangani Narkoba' di Kominfo, Jakarta Pusat. Selasa, (20/3).

Dirinya juga mensinyalir, saat ini Indonesia menjadi target pasar narkoba yang besar sehingga diperlukan koordinasi antara Ditjen Bea Cukai dengan BNN, Polri, TNI, BPOM,  Kemenkes, Kemensos, pemuda hingga masyarat untuk mencegah masuknya narkoba khususnya melalui perbatasan.

Salah satu yang membuat Indonesia sebagai pasar yang menggiurkan bagi sindikat pengedar narkoba adalah harga edar narkoba di Indonesia yang tinggi.

"Satu gram sabu kualitas rendah di China hanya seharga Rp 20 ribu, namun di Indonesia begitu tinggi mencapai Rp 1,2 juta hingga Rp 2 juta setiap gramnya," tukasnya.

"Karena yang kita perangi adalah kejahatan terorganisir yang memiliki segalanya, maka harus diperangi bersama," tutup Heru. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya