Berita

Olahraga

IGK Manila: Salah Besar Erick Thohir Dianggap Tidak Perhatikan Persija

SELASA, 20 MARET 2018 | 08:48 WIB | LAPORAN:

Persija dilarang menggunakan kandang di Stadion Utama GBK Senayan, serta beberapa Stadion di sekitar Ibukota seperti Stadion Patriot Bekasi, Stadion Pakansari  Cibinong Kabupaten Bogor dan Stadion Wibawa Mukti Cikarang.

Keputusan ini bukan karena Erick Thohir selaku ketua INASGOC tidak perhatian terhadap klub kebanggaan Ibukota tersebut. Erick adalah sosok penting  saat Perisja meraih gelar juara pertama kalinya pada tahun 2001. Ia pula yang mendukung keuangan Persija Jakarta, yan ketika itu belum mendapat dukungan dana dari Pemerintah Daerah setempat.

Hal ini diungkapkan Manajer Persija era 1997-2007, IGK Manila saat dihubungi.


"Saat saya dipercaya menjadi manajer pertama kali tahun 1997, Erick lah yang mendukung semua kebutuhan finansial Persija. Dari mulai pembelian pemain, laga kandang maupun laga kandang, semua anggaran saya tinggal minta ke dia. Pemain semahal apapun yang saya ajukan disetujui, bahkan tak jarang Erick memberi masukan pemain yang harus dibeli, dia mengerti pemain bagus, dan harga tidak jadi masalah karena untuk membentuk Persija yang tangguh," papar Manila.

Manajer yang juga sukses mengantar tim nasional Indonesia meraih medali Emas Sepakbola di SEA Games 1991 ini menambahkan, sejumlah pemain tangguh yang didatangkan Persija antara lain Luciano Leondro untuk pemain asing, serta Bambang Pamungkas untuk pemain nasional. Selain itu masih ada Ismed Sofyan, Budi Sudarsono hingga Widodo Cahyono Putro.

"Berkat dukungan finansial dari Erick Thohir dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang, serta memenuhi segala kebutuhan tim, Persija kemudian menjelma menjadi tim tangguh, dan akhirnya keluar sebagai juara pada tahun 2001," lanjut Manila.

Kini kalau ada pihak yang menyatakan Erick Thohir tidak perhatian terhadap Persija menurut Ayah dari Agus Mauro ini sebuah kesalahan besar.

"Erick itu tokoh nasional, Merah Putih yang ada di dadanya. Sebagai ketua pelaksana Asian Games 2018, tentu dia bertanggungjawab dengan kesuksesan Asian Games," ujarnya.

Manila menilai Erick tentu tidak mau ambil resiko jika Stadion yang akan digunakan untuk Asian Games 2018, dipakai untuk kepentingan klub dikhawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diiinginkan. Apalagi sebelumnya saat digunakan Stadion GBK sempat terjadi kerusakan.

"Hendaklah semua memandang demi kepentingan nasional, karena nama Indonesia di ajang Asian Games 2018 dipertaruhkan. Semua seharusnya mendukung agar Asian Gams 2018 sukses digelar," pintanya.

Sebelumnya, Erick Thohir menjelaskan bahwa INASGOC selalu berkoordinasi dengan PSSI (selaku induk Cabang olahraga Sepakbola) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengenai penggunaan lapangan sepak bola yang akan di pergunakan di Asian Games 2018.

"Untuk sepak bola puteri akan digunakan dua lapangan di Palembang , untuk sepak bola putera di gunakan untuk di ke 4 lapangan di Jawa Barat yakni Stadion Patriot Bekasi, Stadion Pakansari Cibinong, Stadion Wibawa Mukti Cikarang dan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung," urai Erick.

Sedangkan untuk Stadion Utama GBK sesuai dengan keputusan OCA di pakai untuk cabang Atletik dan acara Pembukaan serta Penutupan.

"Untuk Persija dan Persib tentu bila ingin mengunakan lapangan unukt pertandingan liga dipersilakan koordinasi dengan PSSI , Inasgoc dan Kementerian PUPR. Sebagai informasi semua pertandingan olahraga di indonesia  saat Asian Games tidak ada karena, Asian games adalah event olah raga indonesia secara menyeluruh," demikian Erick.[wid] 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya