Berita

Wang Qishan dan Xi Jinping/Net

Dunia

Wang Qishan Jadi Orang Terkuat Kedua Di China

SABTU, 17 MARET 2018 | 12:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Xi Jinping resmi memegang jabatan Presiden China untuk periode kedua hari ini (Sabtu, 17/3).

Xi menggandeng mantan penegak anti-korupsinya, Wang Qishan, untuk menjadi wakilnya. Dengan digandengnya Wang, Xi memiliki sekutu yang kuat untuk mengkonsolidasikan kekuasaan dan menangani ancaman perdagangan Amerika Serikat.

Pengangkatan Wang sebagai orang nomor dua di China akan memungkinkan Xi untuk menjaga sekutu yang tangguh di sisinya, sebagai pemimpin China yang paling berkuasa sejak Mao Zedong memegang otoritas.


Wang yang saat ini berusia 69 tahun diketahui mengundurkan diri dari dewan penguasa Partai Komunis pada bulan Oktober di bawah peraturan pensiun informal.

Tapi dia tetap memiliki profil yang menonjol, dan duduk di meja yang sama dengan tujuh anggota Komite Tetap Politbiro selama sesi publik Kongres Rakyat Nasional.

Direktur Institut Lau China di King's College London, Kerry Brown menyebut bahwa penunjukan Wang menunjukkan bahwa dia adalah penasihat politik yang sangat penting.

"Dia (Wang) adalah politisi yang sangat cakap, jadi masuk akal jika dia masih ada (di jabatan tinggi)," kata Brown kepada AFP.

"(Penunjukkan Wang) juga menunjukkan bahwa kita berada dalam masa inkonvensional dalam politik China," sambungnya.

Menurut Brown, Wang juga adalah sosok ekonom menakjubkan yang sekarang bisa membentuk "tim impian" dengan anggota kepemimpinan partai lainnya. Wang juga lah sosok yang dinilai mampu menangani kekhawatiran bahwa kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan memicu perang dagang.

"Mungkin mereka bisa menemukan solusi untuk badai pembuatan bir yang besar ini dengan Amerika tentang ketidakseimbangan dan tarif," sambungnya.

Wang juga merupakan sosok yang berada di garis depan perang anti-korupsi yang dilancarkan Xi. Dia memimpin Komisi Inspeksi Disiplin Pusat, yang menghukum 1,5 juta pejabat dalam lima tahun terakhir, dari kader tingkat rendah hingga para pemimpin regional dan jenderal. Wang baru berhenti dari jabatannya itu tahun lalu.

Wang juga dikenal secara internasional dalam perannya sebelumnya sebagai salah satu tokoh sentral China dalam perdagangan. Sejumlah analis menyebut bahwa Wang dapat membantu Xi menghadapi hubungan yang semakin tegang dengan Amerika Serikat di tengah kekhawatiran akan perang dagang yang menjulang.

Kekuatan sebenarnya Xi berasal dari jabatannya sebagai sekretaris jenderal Partai Komunis, namun para analis mengatakan Wang dapat memberi tambahan kesempatan pada kepresidenannya, walaupun sebenarnya jabatan wakil presiden sebagian besar merupakan jabatan seremonial.

Analis dan komentator politik independen China, Hua Po menyebut bahwa Xi menjaga Wang di sisinya karena bakat dan kemampuannya.

"Memilih Wang sebagai wakil presiden tentu untuk mengkonsolidasikan kekuatannya," kata Hua kepada AFP.

"Xi sudah menjadi orang yang sangat kuat. Masalahnya adalah dia hanya memiliki sedikit orang yang setia dan kompeten untuk penggunaannya, jadi dia harus mempertahankan Wang dan memberi dirinya lebih banyak waktu untuk menumbuhkan lebih banyak orang berbakat," tambahnya. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya