Berita

Mirah Sumirat/Net

Nusantara

Mirah Sumirat: Kebijakan e-Toll Tidak Tepat Sasaran

JUMAT, 16 MARET 2018 | 00:11 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Ketua Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek) Mirah Sumirat mengatakan keberatannya atas kebijakan Gerbang Tol Otomatis (GTO) alias e-Toll yang dinilai tidak tepat sasaran.

Jelas dia, sebelum ke kebijakan e-Toll, selesaikan dulu jaminan sosial seperti pendidikan, kesehatan, transportasi publik, pengangguran, kurikulum, dan angka kemiskinan yang masih di angka 28 juta.

"Baru adakan teknologi seperti GTO ini secara bertahap," ujar Mirah dalam Rapat Audiensi Komisi IX dengan Aspek dan KSPI di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (14/3).


Selain itu, menurutnya kebijakan e-Toll meskipun ditujukan untuk mendorong perubahan di masyarakat, tidak akan memberikan dampak yang efektif, sebab dari segi pendidikan seperti bahasa asing bangsa ini sangat tertinggal.

Sehingga, lanjut dia, ketergantungan masyarakat terhadap pekerjaan sektor rendah seperti buruh masih cukup tinggi.

"Kenapa IPBC atau India, Pakistan, Bangladesh, China itu bagus? Karena kebijakan negaranya memang menanamkan pendidikan bahasa asing seperti Bahasa Inggris yang bagus, makanya mereka bisa dengan cepat menyesuaikan diri dengan teknologi, sedangkan negara kita kan tidak," terang Mirah. [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya