Berita

Rieke Diah Pitaloka/Net

Bisnis

Rieke Akan Laporkan Dugaan Kerugian Negara Dari Holding BUMN

RABU, 14 MARET 2018 | 16:27 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka akan melaporkan dugaan kerugian negara dari terbentuknya holding BUMN Migas atas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan Pertamina kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menuntunya pembentukan holding BUMN Migas tanpa ada pembicaraan teknis dengan DPR adalah tindakan terburu buru sehingga berdampak pada kerugiaan negara.

"Kami akan sampaikan hal ini kepada KPK," ujar Rieke Diah Pitaloka dalam Rapat Panja Komisi VI dengan Pertamina di ruang rapat Komisi VI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).


Meski pembentukan holding BUMN Migas bisa terlaksana lantaran sudah terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham PT Pertamina namun teknis pembentukan holding belum dibicarakan.

Untuk itu, Rieke menyarankan perlu adanya audit khusus dan tinjauan lapangan sebelum pembentukan holding BUMN tersebut. Terlebih kinerja PGN mengalami penurunan laba dalam lima tahun terakhir ini dapat membebani PT Pertamina.

"Siapa yang mau bertanggung jawab nanti? Jangan sampai masalah PGN ini diberikan ke Pertamina," ujar Rieke. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya