Berita

Nusantara

JSIT Dan PKPU Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi Rohingya

SELASA, 13 MARET 2018 | 23:06 WIB

. Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dan PKPU Human Initiative secara simultan merealisasikan beragam bantuan untuk pengungsi Rohingya di kawasan pengungsian Cox Bazar, Bangladesh. Bantuan yang diberikan berupa pembangunan temporary school dan bantuan perlengkapan sekolah, ratusan paket nutrisi bagi ibu serta balita, dan bingkisan tikar dan kelambu.

"Penyaluran bantuan tersebut dilakukan selama tiga hari, mulai dari tanggal 8 sampai 10 Maret 2018," kata Manejer Humas PKPU, Muhammad Sukismo, di Jakarta, Selasa (13/3).

Untuk penyaluran bantuan, lanjutnya, dipantau langsung oleh Ketua Departemen Sosial & Kemanusiaan JSIT Indonesia, Sahroni serta Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Yuli Sugiarto.


"Total ada 700-an jiwa yang menerima bantuan  yang tersebar di kawasan Cox Bazar," terangnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Sosial & Kemanusiaan JSIT, Sahroni berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para pengungsi. Terutama bantuan berupa bangunan sekolah dan perlengkapan belajar mengajar.

"Semoga sekolah ini dapat membantu anak-anak yang ada disini untuk terus dapat belajar walaupun entah sampai kapan belum tahu mereka berada di tempat ini," ungkap Sahroni.

Pendidikan merupakan salah satu hak dasar bagi anak dan seringkali menjadi hal yang terabaikan dalam situasi krisis. Hal ini juga dialami oleh anak-anak dari keluarga pengungsi Rohingya. Padahal anak-anak tersebut kelak akan menjadi generasi penerus bagi keberlangsungan etnis Rohingya.

"Dengan adanya sekolah ini, semoga mereka bisa belajar dengan tenang dan baik. Sekolah yang dibangun merupakan hasil hasi dana yang dikumpulkan oleh teman-teman JSIT seluruh Indonesia," tambahnya.

Di sekolah ini terdapat 200 siswa beserta para guru yang juga berasal dari para pengungsi. Ada lima mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, yakni: Bahasa Inggris, Bahasa Burma, Bahasa Arab, Matematika, serta Menggambar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejauh ini belum ada sekolah yang dibangun di kawasan pengungsian tersebut.  Sehinga, anak-anak yang berada dipengungsian tidak mendapat pendidikan yang layak dan memadai.

Sementara itu, berdasarkan data UNHCR, diperkirakan ada sebanyak 1500 jiwa pengungsi Rohingnya yang kembali melintasi perbatasan Myanmar-Bangladesh pada 10 hari pertama Februari 2018. Mereka kembali harus melarikan diri keluar dari kampung halaman untuk menghindari kekerasan dan penderitaan yang dialami dari kelompok bersenjata.

Kondisi ini menambah jumlah pengungsi Rohingnya di Bangladesh yang hidup dalam kondisi memprihatinkan, rentan terhadap berbagai penyakit hingga risiko menjadi korban bencana alam.

Hingga saat ini jumlah pengungsi Rohingya di kamp Balukhali, tempat pengungsian terbesar di dunia, telah mencapai hingga 1 juta jiwa. Sebagian besar terdiri dari wanita dan anak-anak. [Zulfahmi/rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya