Berita

Foto: Wahdi Center

Nusantara

Wahdi Target Gerakan Sedekah Seribu Sehari Masif Di Bekasi

SELASA, 13 MARET 2018 | 14:32 WIB | LAPORAN:

Di tahun politik, generasi muda milenial di Kota Bekasi memanfaatkan dengan kegiatan sosial.

Salah satunya, diinisiasi Wadah Da'wah Islamiyah (Wahdi Center) melalui Gerakan Sedekah Sehari Seribu (Gassebu) di Kelurahan Jatimakmur Pondok Gede, Kota Bekasi.

Unit usaha mitra Wahdi cabang Petamburan, Jakarta Pusat, misalnya, memberi santunan bulanan kepada puluhan anak yatim sambil berzikir dan bersholawat.  
 

 
Wahdi sudah menyiapkan sekitar 1.000 kotak Gassebu yang akan ditebar di setiap warung-warung. 

Pimpinan Wadah Da'wah Islamiyah (Wahdi Center) Wahyudi Abdul Madjid mengatakan, Gassebu in, sudah dimulai di kawasan Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Ia menargetkan, gerakan sehari seribu akan dibangun di seluruh wilayah Indonesia.

"Untuk wilayah Jatimakmur, sudah ada sekitar 400 Gassebu. Di Petamburan, Jakarta Pusat, 120, dan Insya Allah, pada 27 April akan dilantik pengurus Gassebu baru di Jakarta Timur," kata Wahyudi, Selasa (13/3).

Ia menjelaskan, gerakan sehari seribu ini tidak lain untuk mengajarkan anak sejak dini bersedekah dengan menyisihkan uang jajannya sebesar seribu setiap hari.
 
"Nantinya uang sedekah itu akan dimanfaatkan untuk membantu dan meringankan masyarakat tidak mampu, membantu modal UMKM, pelatihan management serta kewirausahaan," paparnya.

Selain itu, unit usaha Wahdi ini juga akan membiayai anak-anak yatim yang tidak mampu untuk sekolah, mulai TK sampai perguruan tinggi.

Pria jebolan Universitas Islam As-Syafi'iyah (UIA), ini mengatakan, Wahdi bertekad membangun generasi muda yang kreatif, inovatif dan produktif. Dengan begitu, kemandirian ekonomi kerakyatan di Kota Bekasi, bisa diwujudkan.

"Jiwa dan semangat entreprenership generasi muda di zaman now dalam membangun kemandirian ekonomi di daerahnya, akan terus dilakukan," tandasnya.[wid]
 


 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya