Berita

Politik

Ace: Desain Kebutuhan ASN Belum Ada Birokrasi Bakal Tambal Sulam

SENIN, 12 MARET 2018 | 19:05 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Komisi II DPR RI meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) membuat grand desain terhadap kebutuhan ASN sesuai dengan pendapatan negara.

Anggota Komisi II DPR RI TB Ace Hasan Syadzily menilai kebutuhan penambahan pegawai Aparatur Sipil Negera (ASN) tidak sesuai dengan rasio penduduk Indonesia.

Menurutnya jika tidak ada grand desain kebutuhan ASN dalam birokrasi bakal tambal sulam. Meski begitu politisi Golkar ini mengimbau grand desain terhadap kebutuhan ASN sesuai dengan pendapatan negara.


"Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merekrut pegawai adalah berapa jumlah penduduk Indonesia yang harus dilayani pegawai negeri, seperti berapa kebutuhan guru sesuai usia produktif yang mengenyam pendidikan, atau berapa jumlah tenaga pertanian disesuaikan dengan lahan pertanian yang ada," tutur Ace Hasan di gedung DPR, Jakarta, Senin (12/3).

Di kesempatan yang sama Menpan RB Asman Abnur mengungkapkan pihaknya lebih dulu membuat program smart ASN yang bertujuan meningkatkankualitas dari ASN yang bakal masuk ke birokrasi pemerintahahan.

Program ini ditargetkan akan mulai berjalan pada tahun 2024 mendatang ini menekankan pada nilai keramah-tamahan serta integritas yang tinggi terhadap pihak luar.

"Sehingga ASN nanti akan bekerja dengan lebih mengedepankan pelayanannya bukan lagi kekuasaan," terang Asman.

Selain itu, kemampuan yang harus dimiliki oleh para ASN pasca penetapan smart ASN sendiri diantaranya kemampuan informasi teknologi dan bahasa asing yang mumpuni, entrepreneurship skills, serta networking skill agar kedepannya kinerja ASN bisa sesuai dengan tuntutan publik. [nes]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya