Berita

Hidayat Nur Wahid/net

Politik

Capres Dan Cawapres Usungan PKS Diketahui Setelah Pilkada

JUMAT, 09 MARET 2018 | 20:57 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, berpendapat saat ini terlalu dini untuk memprediksi Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan berlaga di 2019.

"Sebelum ke Pilpres kita lebih baik membahas dan menyelesaikan Pilkada terlebih dahulu," ujar Hidayat Nur Wahid di Ruang Rapat Kerja MPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).

Baginya, gambaran peta politik Pilpres 2019 baru akan terlihat setelah Pilkada Serentak pada Juni mendatang selesai dilaksanakan.


"Mengenai Pilpres 2019 ini akan lebih mungkin untuk dibicarakan sesudah Pilkada 2018 selesai. Di situ kita baru bisa melihat perkoalisian secara pasti menuju Pilpres 2019," ujar Hidayat Nur Wahid.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, partainya mungkin membuka ruang koalisi bila mampu merebut kemenangan Pilkada di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Utara.

"Jadi kita baru bisa mengetahui capres dan cawapres usungan PKS itu ya di awal bulan Juli 2018, nanti setelah selesai Pilkada di bulan Juni," terang Hidayat Nur Wahid. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya