Berita

Politik

Ketua MPR: UU Narkotika Harus Direvisi

RABU, 07 MARET 2018 | 17:07 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Undang-Undang Narkotika saat ini sudah tidak memadai dalam memberikan efek jera bagi pelaku peredaran narkotika. Karenanya Ketua MPR Zulkifli Hasan mendorong untuk dilakukan revisi.

"Di Sumatera Selatan saja misalnya, 80% penghuni lapas di sana justru pemakai narkoba. Ini kan hanya menuh-menuhin lapas saja. Jadi (UU Narkotika) perlu dikaji ulang," ungkap Zulkifli Hasan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).

Salah satu pasal yang perlu direvisi, kata dia, mengenai status pemakai atau korban dari narkoba yang harusnya direhabilitasi bukan dipenjarakan.


Menurutnya, bila terus mengacu pada UU Narkotika lama, kapasitas lapas bisa saja semakin sesak, sebab korban narkoba yang tidak direhabilitasi justru jadi sasaran pasar bagi para pengedar dan bandar Narkoba.

"Mereka (korban) yang keluar misalkan 20 orang di bulan ini, nanti akan masuk lapas lagi dengan jumlah yang lebih besar dari sebelumnya. Untuk itu harusnya mereka direhabilitasi bukan dipenjara," katanya.

Zulkifli juga berpendapat harus ada efek jera bagi pelaku peredaran narkotika. Mengingat belum lama ini terjadi penggagalan upaya penyelundupan 1 ton dan 1,6 ton narkoba, serta 3 ton jenis sabu di Perairan Kepulauan Riau.

"Untuk para pengedar apalagi bandar harusnya ditembak mati saja," tukas Zulkifli.[dem]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya