Berita

Konfrensi Pers ACTA/RMOL

Politik

ACTA Ingatkan Istana Milik Rakyat Bukan Sekelompok Partisan

SENIN, 05 MARET 2018 | 01:47 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Dewan Pembina ACTA, Habiburokhman menduga pertemuan Presiden Joko Widodo dengan  DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk membahas  pemenangan Jokowi pada Pilpres 2019.

Habiburokhman menegaskan pihaknya telah memiliki bukti yang menguatkan dugaan tersebut. Termasuk mengenai pemberitaan media terkatit pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Kamis (1/3).

Adapun para pengurus PSI yang datang ke Istana adalah Ketua Umum Grace Natalie, Sekjen Raja Juli Antoni, dan Ketua DPP Tsamara Amany.


"Kami membaca penyataan akan adanya pembahasan pemenangan pemilihan Pilpres 2019 tersebut disampaikan secara terbuka, terang-terang tanpa rasa bersalah kepada dua media besar yaitu Kompas dan Republika, bukti ini akan kami bawa besok ke Ombudsman," ungkap Habiburokhman saat jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/3).

Habiburokhman menambahkan di era reformasi seperti ini bukan waktu yang tepat untuk para pejabat negara berprilaku secara sembarangan, sebab para pejabat negara dipantau, dikontrol dan diawasi oleh masyatakat.

Politisi Partai Gerindra ini menghimbau agar kedepannya para pejabat negara bisa berprilaku lebih hati-hati lagi. Menurutnya prilaku para elit tentunya akan menjadi contoh bagi masyarakat.

"Kita tahu bahwa Istana adalah tempat kerja resmi Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Istana adalah milik seluruh rakyat, bukan milik sekelompok orang pendukung partisan Presiden saja," ujarnya. [nes]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya