Berita

Politik

Laporan Pertemuan Jokowi dan PSI Ke Ombudsman Bukan Karena Kepentingan Politik

MINGGU, 04 MARET 2018 | 15:42 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Laporan penyalahgunaan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Ombudsman RI oleh Advokasi Cinta Tanah Air (ACTA) sama sekali dilakukan bukan karena kepentingan politik.

Begitu dikatakan Ketua Dewan Pembina ACTA, Habiburrochman dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (4/3).

"Laporan ini sama sekali tidak terindikasi politik apapun," sambungnya.


Menurut dia, ACTA selama ini bergerak secara swadaya. ACTA juga tidak didomplengi kepentingan pihak tertentu. Di sisi lain, laporan justru berasal dari ketakutan atas penyalahgunaan wewenang oleh pemegang kekuasaan.

Habiburrochman menjelaskan, laporan itu juga merupakan imbauan atas betapa pentingnya penegakan etika dan peraturan perundang-undangan secara bersama-sama agar kelak kita tidak sama-sama dirugikan.

"Kami sama sekali tidak tendensius terhadap personalnya, baik kepada Presiden maupun Partai apapun, tapi kami fokus pada peristiwanya yang jelas melanggar hukum," tandasnya. [sam]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya