Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Hukum

Fahri: Persekongkolan Nazar-KPK Menjadi Problem Keamanan Nasional

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 10:50 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menuding terpidana kasus suap Wisma Atlet Hambalang, Nazaruddin bersekongkol dengan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Hal ini disampaikan Fahri menanggapi tuduhan Nazaruddin bahwa dirinya korupsi.

Fahri mengaku sudah mendengar keterangan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu dari sebuah rekaman.


"Kalimat yang paling banyak dia katakan, terutama kalimat yang paling banyak dia katanya, kita serahkan kepada KPK," kata Fahri.

Kalimat kedua yang ia dengar adalah 'Saya paling banyhak bantu KPK selama ini'.
Dan berikutnya, Nazaruddin menyampaikan bahwa dia sudah mengatakan begitu banyak nama untuk ditindaklanjuti oleh KPK.

"Nah, disitulah bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK sangat dalam," terang Fahri.

Fahri pun menyimpulkan bahwa apa yang disampaikan Nazaruddin semata-mata kecewa. Setidaknya ada dua hal menurut Fahri yang bikin Nazaruddin kecewa. Pertama, asimilasinya yang tertunda karena bocornya dokumen KPK yang menjamin ia tidak mempunya kasus.

Kedua, bocornya kembali dokumen Pansus Angket tentang ratusan kasus Nazar yang ditahan KPK.

"Oleh karena itu, saya ingin menyimpulkan bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK ini telah menjadi problem keamanan nasional," tegasnya.

"Inilah yang harus kita cermati. Dan saya akan terus memantau kejadian ini untuk menuntaskan persekongkolan yang telah merusak nama baik dan keamanan bangsa ini ke depan," tukas politisi yang telah dipecat Partai Keadilan Sejahtera ini.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya