Berita

Marko Simic/Net

Olahraga

Mengaumlah, Hai Macan Kemayoran

Persija vs Bali United
SABTU, 17 FEBRUARI 2018 | 09:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketat dan menegangkan. Atmosferitu kemungkinan bakal mewarnai pertand­ingan final Persija Jakarta versus Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, malam ini.

Pertandingan yang rencananya di­saksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo tersebut diperkirakan akan dipadati oleh puluhan ribu suporter dari kedua kesebelasan. Baik Persija maupun Bali United akan mamanfaatkan final ini sebagai pembuktian siapa yang terbaik. Khususnya Persija Jakarta yang sudah belasan tahun belum meraih gelar.

"Mumpung sudah sampai di final, jan­gan sampai gagal. Apalagi pertandingan akan digelar di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta," ujar pelatih Persija, Stefano Cuggurra.


Teco sapaan akrabnya, ingin para pemain Macan Kamayoran memiliki riwayat juara lantaran hampir semua be­lum pernah merasakan meraih trofi. "Ada beberapa pemain belum pernah juara, ya ini berarti jadi kesempatan. Jangan terlalu lama menunggu, harus maksimal, final harus juara," kata Teco, dalam jumpa pers di media center Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta.

Menurut Teko di sepak bola juga tidak boleh hanya bicara kemenangan. Semua komponen tim harus tahu bahwa di sepak bola juga ada kekalahan. "Tapi semua yang ada di stadion harus menyadari kalau sepak bola itu ada kalah dan menang. Apapun hasil harus diterima," ujar Teco.

Teco mengaku sudah tahu kekuatan dan kelemahan calon lawannya. "Bali United adalah tim bagus dan komplit mereka punya pemain -pemain bintang,"  jelasnya.

Hal senada dikatakan kapten tim Maman Abdurahman. "Bali United ada­lah tim bagus.Mereka lolos ke final bukan karena beruntung tapi karena memiliki modal untuk lolos.Selain diperkuat pe­main- pemain bagus mereka juga memi­liki pelatih yg berkualitas,"  paparnya.

Menurut Maman ada beberapa pemain yang harus diwaspadai yakni Spasojevic, Lilipali dan Yabes Roni. "Tapi saya sudah kenal karakter mereka mudah- mudahan tidak ada masalah," sebut Maman.

Sebaliknya kubu Bali United tidak gentar dengan Persija Jakarta sekalipun mereka seperti tuan rumah. Intimidasi dari The Jakmania (suporter Persija) bakal jadi ancaman tersendiri untuk Bali United. The Jakmania diprediksi bakal mendominasi stadion GBK pada partai final, namun tak ada kecemasan berlebih dari Hans-Peter Schaller, pelatih Bali United.

"Selalu ada tekanan di dalam sepakbola, dan besok adalah hari yang spesial. Kami sudah pernah menghadapi tekanan tuan rumah di Palembang, dan te­kanan bukan masalah untuk kami sebagai tim,"  ucap pelatih asal Austria itu.

Kedua tim sudah pernah berjumpa pada fase grup di Gianyar. Pada pertandingan tersebut, Bali United yang bertindak se­bagai tuan rumah mampu membungkam Persija dengan skor akhir 3-2, di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Akankah hasil itu terulang? ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Muawiyah Ubah Khilafah Jadi Tahta Warisan Anak

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:10

Arab Saudi Kutuk Serangan Iran di Timteng, Ancam Serang Balik

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:00

Pramono Siapkan Haul Ulama Betawi di Monas

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:40

Konflik Global Bisa Meletus Gegara Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:26

WNI di Iran Diminta Tetap Tenang

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:09

Meriahnya Perayaan Puncak Imlek

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:03

Jemaah Umrah Jangan Panik Imbas Timteng Memanas

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:31

Jakarta Ramadan Festival Gerakkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:18

Pramono Imbau Warga Waspadai Intoleransi hingga Hoaks

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:03

PT Tigalapan Klarifikasi Tuduhan Penggelapan Proyek

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:01

Selengkapnya