Berita

Foto/Pendim Demak

Nusantara

Prajurit TNI Memasak Untuk Warga Korban Banjir

SABTU, 17 FEBRUARI 2018 | 08:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Prajurit TNI dari jajaran Koramil 11/Sayung Kodim 0716/Demak bergerak membantu warga terdampak banjir luapan Sungai Dombo sejak Minggu pekan lalu sampai dengan Sabtu pagi (17/2).

Pasukan TNI AD di Kecamatan Sayung itu menyambangi dua lokasi di wilayah Sayung dan Dombo.

Upaya tanggap darurat tersebut langsung di Komandani oleh Danramil 11/Sayung, Kapten Arh Jayadi yang sebentar lagi memasuki masa pensiun dan dia masih tetap semangat walaupun beberapa hari ini memantau langsung wilayah lokasi yang terdampak banjir.


Dia mengatakan selain membantu evakuasi, TNI AD juga ikut membantu proses membuat dapur umum bagi warga korban banjir.

"Komandan ini diam-diam mau terjun langsung dan membantu korban banjir di Sayung. Salut ndan tanpa Publikasi langsung terjun sendiri," tulis akun Kodim Demak.

Anggota TNI dan BPBD Demak juga memberikan bantuan berupa makanan dan juga sembako.

"Kita memang sengaja mendatangi langsung lokasi banjir karena bisa berinteraksi dengan warga masyarakat dan mengetahui secara langsung apa yang terjadi di lapangan, dan apa yang dibutuhkan warga," jelas Kapten Arh Jayadi.

Pantauan Pendim Demak, Jumat siang, para anggota TNI Koramil Sayung yang di pimpin langsung  oleh Danramil Kapten Jayadi serta relawan BPBD Demak sedang memasak makanan untuk keperluan warga yang rumahnya dilanda banjir tersebut.

Menurut Komandan Koramil Sayung, Kapten Arh Jayadi, pihaknya memasak nasi sekitar 900-1000 bungkus. Nasi itu diberikan secara gratis kepada warga yang rumahnya kena banjir.

"Kami beri mereka nasi bungkus, karena dalam keadaan rumah terendam banjir, tidak mungkin mereka memasak, sehingga kami layani mereka dengan memberikan nasi bungkus," jelas Bang Jay nama sapaan Danramil.

Berdasarkan data BPBD Demak ada ratusan rumah yang terendam banjir di wilayah Demak. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya