Berita

Foto/Net

Nusantara

Dirman Menyapa Warga Di Klenteng, Ganjar Blusukan Ke Rembang

SABTU, 17 FEBRUARI 2018 | 02:57 WIB | LAPORAN:

Setelah Resmi Menjadi Calon Kepala Daerah Dalam Pilkada Jawa Tengah para kandidat mulai melakukan sosialisasi.

Calon Gubernur Jateng Sudirman Said memilih mengunjungi Klenteng Tay Kak Sie untuk bersilaturahim dan menyapa warga yang sedang merayakan Imlek.

Kunjungan tersebut dilakukan Sudirman setelah melaksanakan sholat Jumat dan berdialog dengan pengurus Masjid Kauman.


Kehadiran Sudirman di Klenteng Tay Kak Sie disambut Ketua Yayasan Tay Kak Sie, Tanto Hermawan dan warga yang sedang menonton perlombaan Barongsai di depan Klenteng.

Mantan Menteri ESDM ini mendapat kesempatan untuk berkeliling ke sejumlah altar Dewa.

Sudirman mengatakan kunjungannya untuk silaturahmi termasuk mengucapkan tahun baru Imlek 2569 ke warga Tionghoa.

"Bukan kampanye, tapi silaturahmi, saudara kita kan merayakan tahun baru Imlek. Saya dijelaskan soal makna dan sejarahnya," ungkap Sudirman seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (16/2).

Kepada umat yang datang Sudirman mengucapkan selamat tahun baru Imlek. Ia juga diberi kesempatan menyalakan lilin di altar.

"Terimakasih saya diberi kesempatan menyalakan lilin yang menyimbolkan kedamaian rumah dan rezeki yang banyak," ujarnya.

Berbeda dengan Sudirman, Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo blusukan ke pesisir Kabupaten Rembang untuk berdialog santai dengan ratusan nelayan.

Dalam kunjungannya Ganjar mendapat keluhan dari nelayan Rembang, seperti persoalan penegakan hukum terkait penggunaan alat  tangkap jaring trawl atau sotok yang merusak lingkungan.

Belakangan penggunaan sotok marak digunakan oknum nelayan, padahal alat tangkap ini sudah dilarang sejak 1980 silam.

Mendengar keluhan nelayan, Ganjar mengaku bakal meneruskan keresahan nelayan kepada aparat hukum. Ganjar juga mengakui bahwa larangan penggunaan sotok sudah ada dalam peraturan daerah.

"Nanti kita teruskan ke aparat. Kan biar fair juga tata cara pengambilan ikan itu bagaimana, ada regulasi yang mengatur," ujarnya.

Selain mendengar aspirasi nelayan Ganjar juga memperkenalkan program yang akan dijalankannya jika terpilih kembali menjadi Gubernur. Menurutnya pendataan nelayan juga termasuk hal penting yang tidak boleh dilupakan.

"Nanti kira geser Kartu Tani menjadi Kartu Nelayan. Tujuannya untuk mengetahui pasti jumlah nelayan di Jawa Tengah," pungkas Ganjar. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya