Berita

Steven Setiabudi Musa/Net

Hukum

Legislator DKI: Pecat Dan Hukum Berat Oknum Guru Yang Lecehkan Murid!

JUMAT, 16 FEBRUARI 2018 | 22:42 WIB | LAPORAN:

Dinas Pendidikan DKI Jakarta harus memecat secara tidak hormat oknum guru di SDN 04 Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, yang melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah muridnya.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Steven Setiabudi Musa juga mendesak pihak berwajib, dalam hal ini aparat kepolian setempat untuk segera menjatuhkan hukuman pidana seberat-beratnya kepada oknum guru yang berperilaku bejat tersebut.

"Kasus seperti ini tentunya tidak bisa dibiarkan terlalu lama, harus segera diambil tindakan, apalagi bukti-buktinya sudah mencukupi," ujar Steven, Jumat (16/2).


Politisi PDIP ini juga menegaskan, sanksi pemecatan dan hukuman penjara seberat-beratnya sangat pantas dijatuhkan kepada oknum guru yang telah merusak masa depan muridnya.

"Cukup banyak oknum guru yang perilakunya menyimpang, sudah pula diberi sanksi, tetapi ternyata tidak menjadi efek jera. Jadi pemecatan dan sanksi pidana dengan hukuman penjara seberat-beratnya saya kira cukup setimpal," ujar Steven yang prihatin kasus pelecehan murid oleh guru ini selalu terulang.

Ramai diberitakan, oknum guru di SDN 04 Srengseng, Jakarta Barat, AMR, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap bocah kelas tiga berinisial SR. Pelaku saat ini sudah diamankan pihak kepolisian untuk diperiksa.

Sejauh ini, Suku Dinas Pendidikan 2 Jakarta Barat masih menunggu penyidikan polisi terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pelaku. Perbuatan bejat pelaku akan mendapat sanksi langsung dari dinas.

“Kami tidak bisa memberi sanksi tegas terhadap pelaku. Karena sekolah memiliki otonomi. Sanksi dilayangkan oleh dinas,” kata Kepala Suku Dinas (Sudis) Pendidikan 2 Jakbar, Uripasih saat dikonfirmasi, Rabu (14/2) lalu.

Pengamanan dan penahanan terhadap pelaku AMR, dilakukan polisi pada Selasa (13/2). Hal itu dilakukan setelah Kepala SDN 04 Srengseng menyarankan agar pelaku segera menyerahkan diri.

Mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual ini diketahui tak lama setelah viral di media sosial. Pelaku diduga melakukan aksi tak senonoh terhadap korban sekitar November 2017 lalu.

Dari keterangan yang didapat, Kepala SDN 04 Srengseng Kembangan, Rosnani, menyebutkan bahwa aksi bejat itu diduga dilakukan AMR terhadap korban saat di panggil ke mushola sekolah.

:Kami sudah minta keterangan dari kepala sekolah itu untuk dimintai kronologisnya, dan melaporkannya ke dinas," ujar Urip. Ada dugaan bahwa AMR melakukan tindakan pelecehan terhadap enam muridnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya