Berita

Nusantara

Petugas P3S Diturunkan Untuk Tertibkan Pemburu Angpau

JUMAT, 16 FEBRUARI 2018 | 12:34 WIB | LAPORAN:

. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, Chaidir mengatakan setiap tahun saat perayaan Imlek, penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) berbondong-bondong mendatangi Vihara di wilayah DKI Jakarta.

Untuk itu, pihaknya menurunkan petugas pelayanan, pengawasan dan pengendalian sosial (P3S) ke sejumlah Vihara.

"Karena sudah menjadi budaya sejak lama pengelola Vihara biasanya memberikan sembako atau angpao kepada warga sekitar sehingga banyak warga yang datang ke Vihara untuk mendapatkan peruntungan," sebut Chaidir melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (16/2).


Dia menjelaskan pengawalan P3S tidak hanya melalui Dinas Sosial, namun bergabung dengan aparat keamanan lainnya. Seperti kepolisian, TNI, Satpol PP, dan satuan pengamanan Vihara guna mengantisipasi kejadian yang tidak kondusif saat pembagian angpau.

"Petugas P3S mengedukasi para pengejar angpau agar tidak berebutan mereka harus antri dan tertib," tutur Chaidir.

Adapun beberapa Vihara di Jakarta yang menjadi jangkauan PMKS di antaranya Vihara Bio Hok Tek Tjeng Sin di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kelenteng Petak 9 Glodok di Jakarta Barat, serta Vihara Avalo Kitesvera Vipassana di Graha Sunter Jaya, Jakarta Utara.

"Petugas ikut berpartisipasi dalam pengawasan perayaan Imlek agar para jemaat yang beribadah di Vihara bisa merasa aman dan nyaman. Jemaat bisa khusuk dalam menjalankan ritual ibadahnya," demikian Chaidir. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya