Berita

Foto/RMOL Jateng

Nusantara

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Di Kepulauan Karimunjawa Jepara

JUMAT, 16 FEBRUARI 2018 | 11:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jasad laki-laki tanpa kepala ditemukan di pesisir Legon Buaya Pulau, Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah (Jumat, 16/2). Selain tanpa kepala, sebagian badan jasad pria itu sudah tidak utuh.

Diyakini, jasad pria yang belum diketahui identitas tersebut sudah lama mengapung di atas air laut.

Salah satu tokoh Desa Parang, Arif mengatakan tidak ada identitas yang ditemukan pada jasad lelaki tersebut. Hanya saja, jasad itu mengenakan kaos warna hitam yang di bagian dada kiri bertuliskan MJTF.


Terkait temuan ini, pihaknya langsung menginformasikan kepada pihak kepolisian, SAR hingga BPBD Jepara. Namun karena sudah dalam kondisi rusak, jasad langsung dimakamkan oleh warga.

"Semoga amal ibadahnya diterima Alloh SWT," kata Arif, Jumat (16/2), dilansir dari RMOLJateng.com.

Sebelumnya, pada Minggu lalu (10/2), juga ditemukan jasad tanpa kepala dan beberapa bagian tubuh rusak di Pantai Empurancak, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.

Setelah diidentifikasi, korban diketahui berinisial AYS (30), warga Bumi Mutiara Blok JF, Desa Bojong Kulur, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. AYS merupakan ABK Kapal Pinang Jaya milik PT Berlian Transindo Kencana, Jalan RE Martadinata No 03 Jakarta.

Kepala Pos Basarnas SAR Jepara, Wisnu mengatakan awalnya memang ada dugaan jika jasad tanpa kepala yang ditemukan di Pulau Parang Karimunjawa merupakan rekan AYS yang ditemukan di Pantai Empurancak, Mlonggo.

Namun setelah pihaknya berkoordinasi dengan jajaran pusat, ternyata dipastikan jika jasad lelaki tersebut bukan ABK Kapal Pinang Jaya.

"Hasil koordinasi dengan pusat seperti itu. Jadi dia bukan salah satu ABK Kapal Pinang Jaya," tandas Wisnu. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya