Berita

Kang Emil/Net

Nusantara

Kang Emil Kampanye Perdana Pilgub Jabar Di Purwakarta

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 | 12:04 WIB | LAPORAN:

. Calon Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengunjungi Ponpes Alhikmussalafiyah, Desa Cipulus, Wanayasa, Purwakarta, Kamis (15/1). Dalam kampanye perdana ini, dia datang untuk mendengar aspirasi guru ngaji, ulama, dan para santri.

Kang Emil sapaan akrabnya disambut sekitar 2000-an santri dan santriwati dengan menyanyikan Lagu RINDU diiringi dengan tarian riang gembira.

"Saya datang ke sini untuk mendengarkan harapan-harapan santri dan ulama serta meminta doa pada para ulama untuk maju sebagai calon Gubernur Jabar," kata Kang Emil di hadapan para santri sebagaimana disebutkan dalam surat elektronik yang diterima redaksi.


Kepada para santri, Kang Emil berjanji akan membawa perubahan di Jabar apabila terpilih menjadi gubernur. Dia berjanji akan menjalankan aspirasi rakyat Jabar yang selama ini belum terelaisasi.

Di acara ini, Asep, guru ngaji di pesantren itu juga berharap kepada Kang Emil agar kesejahteraan para guru ngaji bisa ditingkatkan. Sementara Munawaroh, santriwati meminta keberpihakan Kang Emil pada pendidikan pesantren.

Menanggapi hal itu, Kang Emil menyatakan akan memperjuangkan permintaan tadi melalui perda pesantren.

"Melalui perda itu, pesantren akan dibangun infrastrukturnya, ditingkatkan kesejahteraan guru ngaji. Itu hadiah buat para ulama," ucap cucu KH. Muhyidin, pendiri pesantren 8 Pagelaran ini.

Kang Emil menjelaskan, setengahnya program terbaik di Kota Bandung akan dibawa ke Jawa Barat. Program tersebut antara lain Magrib Mengaji bagi anak-anak, Salat Subuh Berjamaah bagi pemudanya, bayar zakat menggunakan aplikasi yang terbukti mampu meningkatkan pengumpulan zakat dari Rp5 miliar per tahun menjadi Rp30 miliar.

Program lainnya yakni, meminta camat/lurah salat Jumat di masjid yang berbeda setiap hari Jumat, dan membawakan makanan ke rumah-rumah miskin untuk mendengarkan keluhan warga. Selanjutnya ada layad rawat, yang menyiapkan 1000 dokter untuk mendatangi dan mengobati warga yang sakit.

"Pada Pilkada ini saya berpasangan dengan Kang Uu (Uu Ruzhanul Ulum), Bupati Tasikmalaya. Keduanya punya pengalaman, saya berpengalaman di kota dan Kang Uu di desa, kita akan padukan pengalaman ini untuk memimpin Jabar," kata Kang Emil.

Di sela-sela dialognya dengan para santri, Kang Emil meminta para santri untuk meneriakan yel-yel, "Jabar Juara, saya mah RINDU!". Dengan penuh semangat sambil mengangkat tangan para santri meneriakan, "Jabar Juara, saya mah RINDU!".

Ketua Ponpes Alhikmussalafiyah, KH. Abah Adang Badrudin menjelaskan, dirinya dan para ulama berharap Jabar memiliki pemimpin yang menolong agama Allah, menolong rakyatnya dan nusa bangsa.

Dia menjelaskan, untuk mengurus negara harus punya empat ilmu, yakni mengurus negara menggunakan ilmu ulama, dipimpin oleh pemimpin yang adil, orang kayanya murah hati, menyumbang untuk mendukung negara, dan doanya orang tua dan rakyatnya, agar negara aman dan sejahtera.

"Kami butuh pemimpin yang mau ngurus agama, ngarangkul guru ngaji, dan mensejahterakan pesantren supaya pemimpin tersebut jadi  contoh," ucap Abah Adang yang memiliki 5000-an santri.

Dari Ponpes Al-Hikamusallafiyah agenda blusukan Kang Emil berikutnya adalah berziarah ke makam Mama Sempur. Kemudian bersilahturahmi dengan keluarga Mama Sempur di Pesantren Sempur, Plered. Diakhiri pertemuan dengan para relawan RINDU sekaligus meresmikan Rumah Rindu di Wisma Suryo, Purwakarta. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya