Berita

Politik

Kiai Said Aqil Dukung Dodi Lanjutkan Kepemimpinan Alex Noerdin

RABU, 14 FEBRUARI 2018 | 15:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Warga Nahdlatul Ulama (NU) di Sumatera Selatan mendapat arahan untuk mendukung pasangan Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, bulan Juni mendatang.  

Arahan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar NU atau PBNU, KH. Said Aqil Siroj, di tengah pelantikan pengurus wilayah NU Sumsel masa Khidmat 2018-2020, di Griya Agung, Palembang, Selasa malam (13/2).

Dalam sambutannya, Kiai Said menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumsel di bawah kepemimpinan Gubernur Alex Noerdin yang telah mendukung penuh terbentuknya kepengurusan PWNU Sumsel hingga pelaksanaan pelantikan. Menurutnya, keberhasilan Gubernur Alex Noerdin dalam membangun Sumsel hingga menjadi daerah Zero Conflict patut diapresiasi dan didukung penuh seluruh kepengurusan NU di wilayah Sumsel.


"Di sini hadir langsung Bapak Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersama penerusnya, calon Gubernur Dodi Reza Alex. Ini menunjukan tanda yang baik untuk kemajuan Nahdatul Ulama di Sumatera Selatan. Mari kita dukung, kita NU jangan berubah jangan bergeser lagi," ujarnya.

Di sela sambutannya, Kiai Said sempat menekankan kepada seluruh pengurus PWNU di wilayah Sumsel agar bisa berperan di bawah kepemimpinanan Alex Neordin yang sebentar lagi mengakhiri masa jabatannya dan akan diteruskan anaknya sendiri, Dodi Reza Alex.

"Kalau yang sudah tua tidak usahlah berpolitik, biar yang muda saja. Kalau orang tua berpolitik, nanti akan dibohongi terus oleh anak buahnya," canda KH. Said Aqil Siroj.

Pelantikan PWNU Sumsel tersebut dihadiri langsung Gubernur Alex Noerdin yang juga Mustasyar PWNU Provinsi Sumsel. Hadir juga Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rois Syuriah PWNU Sumsel KH. Dimyati Dahlan, Wakil Rais Syuriah PWNU Sumsel KH. Maman Abdurrahchman, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel Heri Candra, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex, dan Wakil Bupati OKU Selatan Sholehin Abuasir.

Rois Syuriah PWNU Sumsel, KH. Dimyati Dahlan, mengatakan, pelantikan PWNU tersebut sebagai penggerak pengurus cabang sampai ranting NU di seluruh wilayah Sumsel untuk menangkal radikalisme. Pasalnya, saat ini sudah mulai bermunculan embrio-embrio radikalisme yang harus diantisipasi bersama.

"Di mana-mana sudah mulai ada radikalisme walaupun kecil-kecilan, baunya itu sudah ada di daerah-daerah seperti gerakan anti Tahlillan, anti Yasinan dan seterusnya yang merupakan embrio dari radikalisme dan kelanjutannya itu nanti mengarah kepada ISIS," terangnya.

Terkait dua agenda besar Sumsel, Pilkada Serantak dan Asian Games 2018, KH. Dimyati Dahlan menjamin pihaknya akan sekuat tenaga mendukung suksesnya dua agenda penting tersebut. [ald]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya