Berita

Nusantara

Hanura Se-Jabar: Kami Semua Solid Dan Punya Fatsun Ke OSO

JUMAT, 09 FEBRUARI 2018 | 07:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura se-Jawa Barat berkumpul di Kota Bandung kemarin (Kamis, 8/2).

Mereka menggelar konferensi pers terkait gonjang-ganjing dualisme Partai Hanura yang merambat ke Jawa Barat.

Wakil Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat, Sukmana, menegaskan, DPD Partai Hanura Jawa Barat yang sah secara hukum adalah di bawah kepemimpinan Aceng Fikri. Kepemimpinan pusat yang sah adalah di bawah Ketua Umum, Oesman Sapta Odang alias OSO. Legalitasnya dibuktikan dengan SK dari Kementerian Hukum dan HAM.


"Semua DPC se-Jawa Barat hadir di sini, kami ingin menyampaikan bahwa DPD Hanura Jabar yang sah sesuai dengan SK Kemenkumham, yakni di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang dan di Jawa Barat di bawah kepemimpinan Aceng Fikri," kata Sukmana di Kantor DPD Partai Hanura Jabar di Jalan Moch Ramdan, Kota Bandung, Kamis (8/2).

Ia juga mengatakan, secara politik dan hukum, Partai Hanura memegang teguh azas legalitas partai yang termuat dalam UU 2/2011.

"Partai harus berbadan hukum, terbukti bahwa yang di bawah kepemimpinan OSO yang secara legalitas hukum sah," jelasnya, seperti dikutip RMOL Jabar.

DPD Partai Hanura Jabar, tegas dia, menjaga fatsun (sopan santun) politik terhadap kepemimpinan OSO. Ia jamin tidak ada satu DPC pun yang membangkang.

"Kami hari ini dalam kondisi solid. Tidak satupun DPC di Jabar melakukan sebuah pembangkangan, semuanya fatsun," pungkasnya.

Sebelumnya, DPP Partai Hanura versi ilegal memberhentikan Aceng dari jabatan Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat karena tidak menghadiri Munaslub 2018 di Jakarta. Dia kemudian digantikan Wisnu Purnomo. Keputusan ini diambil didasarkan hasil Munaslub.

Pada Munaslub ilegal juga terbentuk kepengurusan baru dengan Ketua Umum, Daryatmo, dan Sekretaris Jenderal Hanura, Sarifuddin Suddin.  [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya