Berita

Foto: Setkab.go.id

Nusantara

HARI PERS NASIONAL

Ini Bentuk Penghargaan Jokowi Untuk Adinegoro

JUMAT, 09 FEBRUARI 2018 | 06:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari ini, Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang, Sumatera Barat.

Presiden sudah berada di Sumatera Barat sejak kemarin. Dalam rangkaian kunjungannya, ia bersama Ibu Negara menyempatkan diri mampir ke rumah tokoh pers nasional Djamaludin Adinegoro, di Jalan Prof M Yamin, Pasar Talawi, Sawahlunto, Kamis sore (8/2).

Dikutip dari website Sekretariat Kabinet, dalam kesempatan itu pula Presiden Jokowi menyerahkan langsung sertifikat tanah kepada keluarga Adinegoro, yang diterima oleh salah satu cucu Adinegoro, Eriswati Alamsyah.


Usai menyerahkan sertifikat tanah dan berbincang dengan pihak keluarga Adinegoro, Presiden dan Ibu Negara berziarah ke makam Pahlawan Nasional Prof Mohamad Yamin, yang lokasinya tidak jauh dari rumah Adinegoro. Yamin adalah kakak dari Djamaludin Adinegoro.

Djamaludin Adinegoro lahir di Talawi, Sawah Lunto, Sumatera Barat pada 14 Agustus 1904, dan mendapat gelar Datuk Madjo Sutan. Namun dia lebih menggunakan nama Adinegoro saat menempuh pendidikan di STOVIA tahun 1918-1925.

Meski memiliki nama Djamaludin Adinegoro, dia lebih sering menggunakan nama Adinegoro ketika menulis. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengabadikan namanya untuk penghargaan tertinggi insan jurnalis, yakni Piala Adinegoro.

Cucu Adinegoro, Eriswati Alamsyah, sempat pula menyampaikan kepada presiden soal rencana keluarga untuk menjadikan rumah kelahiran Adinegoro sebagai monumen.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak presiden yang telah memberikan perhatian yang luar biasa terhadap Adinegoro," kata Eriswati.

Eriswati mengaku bahwa Jokowi pun menyatakan kesediaannya membantu pembangunan monumen, dan berharap monumen itu akan bermanfaat untuk pendidikan, terutama bagi kemajuan pers Indonesia.

Kepada wartawan, Presiden Jokowi membenarkan rencana bantuan pemerintah untuk pembangunan museum itu.

"Ya tadi saya sudah menyampaikan kepada keluarga besar pemerintah siap untuk memberikan bantuan dalam pembangunan museum ini," kata Presiden Jokowi.

Menurut Jokowi, Adinegoro adalah tokoh pers yang harus dikenang karena pada masa ini ada kecenderungan masyarakat meninggalkan kesusastraan.

"Sehingga baik sisi jurnalisme, sisi penulisan, harus mengingat kembali kesejarahan dari beliau, Bapak Djamaluddin Adinegoro," ujarnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya