Berita

Ahmad Heryawan

Nusantara

Dua Ulama Dianiaya, Gubernur Jabar Minta Warga Tingkatkan Kewaspaadan

SABTU, 03 FEBRUARI 2018 | 13:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengajak seluruh masyarakat, pengelola pesantren dan pihak masjid untuk meningkatkan kewaspadaan.

Imbauannya itu berkaitan dengan dua kasus penganiayaan terhadap ulama atau tokoh agama di Jawa Barat. Ada dugaan bahwa dua peristiwa tersebut bukan peristiwa kriminal biasa. Karena itu, kewaspadaan seluruh warga Jabar sangat diharapkannya.

"Karena itulah ketika ada gangguan keamanan seperti ini kita khawatir ada gangguan-gangguan berikutnya. Karena itu kita harus waspada. Saya mengajak masyarakat, kepada pesantren-pesantren, masjid -masjid, kepada para ulama, karena sasaran (penganiayaan) ini ulama dan tokoh agama," kata Ahmad Heryawan atau Aher kepada RMOL Jabar, Sabtu (3/2).


Dia juga menegaskan semua kelompok masyarakat harus berkomitmen menjaga keamanan bersama pemerintah dari level pusat sampai kabupaten dan kota. Dia juga menyerahkan penegakan hukum dan keamanan kepada Polri dan TNI.

Degan kewaspadaan yang dibangun, ia berharap tidak ada lagi masalah yang terjadi.

"Insya Allah bisa menghadirkan jaminan kepada masyarakat. Bahwa Jawa Barat ke depan aman dan kondusif termasuk pada saat menghadapi dan kemudian pelaksanaan Pilkada Serentak. Insya Allah kita akan tampilkan Jawa Barat sebagai provinsi yang aman dan toleran," jelasnya.

Dalam waktu berdekatan, dua tokoh agama di Jabar mendapat serangan misterius. Yang pertama dialami KH Umar Basri, pemimpin Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 27 Januari 2018. Pelaku menganiaya korban menggunakan kayu alas kaki untuk adzan.

KH Umar Basri dipukul di bagian perut satu kali dan ke arah kepala dua kali. Selesai menganiaya korban, pelaku lari keluar masjid. Nyawa Kiai Umar dapat diselamatkan meski ia terluka parah. Polisi menyebut pelakunya adalah orang yang mengalami gangguan jiwa.  

Korban terakhir adalah R Prawoto alias Ustadz Prawoto. Ia adalah Komandan Brigade Ormas Islam Persatuan Islam (Persis). Ia diserang di Bandung pada Kamis lalu (1/2). Korban sempat dirawat di rumah sakit tetapi nyawanya tidak tertolong. [ald]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya