Berita

Susaningtyas Kertopati/Dok

Nusantara

Pengamat Militer: Kerja Sama BIN Dan ITB Sangat Strategis

JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 08:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BIN dan ITB merupakan suatu langkah yang sangat baik untuk membangun kerja sama antar kedua institusi.

"Kolaborasi antara BIN dan ITB akan sangat berguna untuk meningkatkan kesiapan kita dalam menghadapi tantangan-tantangan intelijen di masa depan, terutama terkait bidang teknologi," kata pengamat dunia militer dan intelijen Indonesia, Susaningtyas Kertopati dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 2/2).

Wanita yang akrab disapa Nuning ini juga menekankan mengenai peran besar teknologi dalam dunia intelijen masa depan. Ke depan, ancaman terhadap sistem keamanan dan pertahanan negara akan semakin luas.


"Tantangan tidak lagi hanya tentang intai dan tempur, melainkan juga mengenai intelligence proxy dan dunia cyber," ungkapnya.

Nuning menuturkan bagaimana kolaborasi BIN-ITB akan mampu menciptakan inovasi-inovasi yang berguna di bidang teknologi intelijen, terutama teknologi intelijen siber. Apalagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), software, dan hardware, multak diperlukan untuk mendukung kinerja BIN dalam menghadapi tantangan-tantangan di masa yang akan datang.

"Menurut saya, kolaborasi BIN-ITB merupakan langkah yang sangat strategis untuk menghasilkan inovasi-inovasi teknologi yang berkualitas dan dapat diimplementasikan di BIN. Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas teknologi intelijen, teknologi intelijen siber, dan sumber daya manusia BIN," jelas Nuning.

Nuning berharap BIN dan ITB mampu berkolaborasi untuk menghasilkan early warning system dan intelligent forecasting system untuk meningkatkan performa BIN sebagai mata dan telinga negara.

"Pembangunan infrastruktur intelijen siber juga perlu diprioritaskan untuk memperkuat kapasitas BIN, termasuk dalam pengelolaan dan analisis big data," demikian Nuning.[wid]
​

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya