Berita

Foto/Kemnaker

Kick Off Liga Pekerja Indonesia Di Sumut Resmi Dimulai

KAMIS, 25 JANUARI 2018 | 21:41 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Setelah sepekan lalu digelar di Batam, Kepulauan Riau, Menteri Ketenagakerjaan kembali melakukan kick off zona provinsi Liga Pekerja Indonesia (LPI) Tahun 2018, di Mini Pancing, Dinas Olaraga (Dispora) Medan, Sumatera Utara, Kamis (25/1).

Tendangan pertama Menaker yang diwaliki oleh Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Haiyani Rumondang menandai awal digelarnya LPI atas Prakarsa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Asosiasi Pengusaha (APINDO), Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di provinsi Sumut.

Dalam sambutannya, Haiyani menyampaikan penyelenggaraan LPI merupakan bagian upaya meningkatkan produktivitas pekerja dan perusahaan serta sebagai sarana meningkatkan hubungan industrial yang harmonis dan kondusif.


“LPI dapat menciptakan hubungan yang realistis, lebih manusiawi, terintegrasi, kekeluargaan dan sportivitas, khususnya bagi pekerja yang mayoritas menggemari olahraga sepakbola," katanya.

Haiyani menyatakan pelaksanaan LPI merupakan kegiatan yang patut dicontoh oleh para pemangku kepentingan dalam merayakan May Day agar pemaknaan peringatan May Day ini tidak hanya dengan unjuk rasa dalam menyuarakan aspirasi pekerja/buruh, akan tetapi membuat suatu gerakan/aksi yang bermanfaat bagi masyarakat luas yang dilaksanakan dengan hati yang gembira.

“Penyelenggaraan LPI merupakan momentum tepat dalam menyambut May Day Tahun 2018 dengan menjadikan May Day sebagai hari yang menyenangkan bagi semua unsur baik SP/SB, pengusaha dan pemerintah sehingga May Day dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijadikan momen kebersamaan bagi para pekerja/buruh, “ katanya.

LPI di Sumut diikuti delapan tim/klub yang terbagi dalam dua grup. Grup A diisi oleh tim Bank Sumut, Wiraland Property, Kim Persero, Bank BRI. Grub B dihuni empat tim yakni PTPN III, Tirtanadi, PTPN IV dan Bank Mandiri.

Lajut Hayani sepakbola sebagai salah satu cabang olahraga paling populer di seluruh dunia, termasuk juga Indonesia, tidak hanya sekedar olahraga untuk meraih kemenangan dan prestasi, akan tetapi juga diharapkan bisa memperkuat kebersamaan, persaudaraan, memperkuat jiwa kebangsaan.

“Sepakbola juga sebagai alat pemersatu bangsa dan meningkatkan ketahanan sosial, yang dalam hal ini adalah bagi pekerja/buruh yang ikut berkompetisi," lanjut Dirjen Haiyani.

Hayani juga bercerita di tahun 1970, dilatarbelakangi oleh banyaknya karyawan yang hobi dan ahli bermain bola, maka muncullah sebuah klub atau badan dengan nama Liga Sepakbola Karyawan (Galakarya).  

kata dia, dari Galakarya telah melahirkan talenta-talenta sepakbola sebagai kekuatan tim nasional (Timnas) sepakbola Indonesia. Sebut saja Ronny Pattinasarani, Simson Rumahpasal, Marsely Tambayong,  Rully Nere (PT Warna Agung), Dede Sulaiman, AA Rake (PT Permorin), Ronny Pasla, Robby Binur, Johanes Auri, Suaeb Rizal (PT Pertamina), Sudarno, Anjas Asmara, Sofyan Hadi, Iswadi Idris dan  Andi Lala (PT Niac Jaya Jakarta).

LPI yang diinisiasi oleh Menaker periode 2009-2014 Muhaimin Iskandar, diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan antar pekerja/buruh.  

LPI secara resmi mulai bergulir pada Minggu (17/12) di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur dengan  melibatkan tim sepak bola dari unsur pekerja dan pengusaha dan diikuti 544 tim dari seluruh Indonesia.

Babak penyisihan LPI digelar di 34 provinsi dan diikuti maksimal 16 (enam belas) tim. Tim juara akan berlaga di  delapan zona regional. Tim juara dari zona regional akan bertanding di babak delapan besar nasional, yang selanjutnya ke babak semi-final dan babak final di Jakarta. Partai  final akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2018.

Juara LPI, selain mendapatkan piala bergilir presiden, juga berhak mengantongi uang pembinaan yang diberikan kepada Juara I Liga. Kepada Juara I, Juara II, Juara III, dan Juara IV, juga akan diberikan penghargaan kepada pemain dengan kategori  Top Scorer, Best Player, dan Best Goalkeeper. [dzk]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya