Berita

Nusantara

Sandiaga: Kisruh Lift Rumah Dinas Jadi Pelajaran Tim Pengawas Anggaran

KAMIS, 25 JANUARI 2018 | 17:31 WIB | LAPORAN:

. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengakui bahwa anggaran untuk elevator alias lift tiba-tiba muncul dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sebesar lebih dari Rp 750 juta.

"Tiba-tiba (muncul dalam SIRUP)," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/1).

Anggaran yang dimasukan dalam pos anggaran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Pemprov DKI (DCKTR DKI) tahun 2018 ini dinilai janggal. Sebab rumah dinas yang selama ini ditempati oleh DKI Satu hanya setinggi dua lantai.


Nah, untuk mengantisipasi agar hal itu tidak terulang, Sandi, sapaan khas Sandiaga Salahuddin Uno mengaku pihaknya sudah membentuk tim khusus yakni Tim Pengawas Anggaran.

"Saya baru saja membentuk tim yang sebelum kasus ini muncul untuk penyerapan anggaran dan untuk mengkoordinasikan SKPD untuk memasukan pelelangan-pelelangan itu ke dalam atau rencana penyerapan anggaran itu ke dalam sistem," akunya.

Dengan adanya tim ini, Sandi berharap bahwa pihaknya dapat memastikan penyerapan anggaran dilakukan dengan lebih sistematis sehingga nantinya tidak menumpuk di penghujung tahun anggaran.

"Tapi ada justru masuk penganggaran yang awal-awal yang bikin kita kaget," ujarnya.

Adapun para anggota tim itu kata dia terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mereka bakalan rutin diundang rapat bersama tujuh SKPD yang dianggap penyerapan anggarannya paling tinggi.

"Kita akan pastikan mereka tidak memasukkan anggaran-anggaran yang bisa menimbulkan kesemrawutan, tidak efisiensi, tidak koordinatif, dan lain sebagainya. Jadi, ini pelajaran juga buat kita," klaim Sandi.

Dalam tim tersebut, Sandi sendiri bertindak sebagai penanggung jawab bersama Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bertindak sebagai pengarah, dan Ketua Tim Pelaksana adalah Deputi Gubernur bagian Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar Muadzin. Sedangkan anggotanya terdiri dari banyak elemen. Yakni dari SKPD dan Kepala Biro.

Diketahui, berdasarkan Perpres nomor 54 tahun 2010, pengadaan barang di atas Rp 200 juta seharusnya melalui lelang di Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov. Adapun total anggaran untuk merenovasi rumah dinas adalah sebesar Rp 2,8 miliar. Sandi mengakui bahwa anggaran yang tiba-tiba muncul itu dapat menimbulkan kesemrawutan, tidak adanya efisiensi, tidak adanya koordinasi dan lain sebagainya. Namun, dianggapnya hal itu merupakan pelajaran berharga.

"Jadi ini pelajaran juga bagi kita," tukasnya.[dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya