Berita

Nusantara

Wagub Sandi: Harga Beras Cenderung Turun

KAMIS, 25 JANUARI 2018 | 13:50 WIB | LAPORAN:

. Harga beras di DKI Jakarta kini mulai berangsur menurun setelah sebulan sebelumnya melambung tinggi.

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menegaskan ke depan harga beras di ibukota tidak akan naik lagi, bahkan cenderung turun.

"Beras enggak naik. Beras kita prediksi akan turun," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/1).


Sebelumnya, harga beras sempat mencapai angka Rp. 12. 300 per kilogram. Namun belakangan, harga salah satu bahan pokok itu justru menurun menjadi Rp 11.500 per kilogram.

Sandi menjelaskan harga beras naik beberapa waktu lalu karena stok beras yang minim. Namun dia mengklaim setelah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa pemangku kepentingan, dan mendeklarasikan dalam satu setengah bulan ke depan harga beras harus turun karena adanya panen raya, maka harga beras pun berangsur-angsur menurun.

Untuk menjaga agar harga beras tidak naik lagi, Sandi pun mengaku sudah memerintahkan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang pangan, Food Station untuk memastikan harga beras terus menurun.

"Food Station dan mitranya sekarang lagi berjibaku untuk menyerap semua produksi nasional. Kita akan pastikan dan ini kita deklare pertama kali bahwa harga beras akan turun," tegasnya.

Tidak hanya beras, politisi Partai Gerindra ini juga memastikan pihaknya juga akan berupaya keras agar kebutuhan pokok lainnya tidak ikut-ikutan naik.

"Ayam memang sempat naik. Saya perintahkan Bu Marina (Dirut PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dwi Kusuma Jati) untuk pantau itu dengan Satgas Pangan. Kita pastikan harga ayam dan harga lainnya stabil, tidak meningkat," demikian Wagub Sandi. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya