Berita

Sandiaga Uno/Net

Nusantara

Wagub Sandi: Tembak Mati Pengedar Narkoba

KAMIS, 25 JANUARI 2018 | 12:35 WIB | LAPORAN:

. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno tampaknya sudah sangat gerah dengan peredaran narkoba di ibukota.

Baru-baru ini saja, aparat gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat melakukan penyitaan 18 kilogram sabu di Kampung Ambon, Jakarta Barat.

Wagub Sandi bahkan menghimbau kepada pihak berwajib, dalam hal ini Badan Narkotik Nasional (BNN) Provinsi Jakarta, perang terhadap narkoba.


"Kita menyatakan perang terhadap narkoba. Dan kita sudah canangkan semua kepada BNN Provinsi DKI kemaren bahwa untuk bandar yang lawan kita langsung 810-kan (tembak mati)," tegasnya di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/1).

Tindakan tegas tersebut menurut dia sama dengan yang dilakukan oleh negara-negara berkembang lainnya di dunia ini. Dimana mereka secara spontan menggunakan kekuatan penuh untuk membumihanguskan para gembong narkoba.

"Karena narkoba ini menjadi sebuah kejahatan yang maha dasyat yang menghantam semua lini kehidupan. Bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh negara-negara yang ada di dunia," jelasnya.

Lebih lanjut politisi Partai Gerindra ini mengaku bahwa untuk memberantas narkoba, tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan, dalam hal ini kepolisian dan BNN saja. Semua pihak katanya harus ikut membantu, termasuk masyarakat.

"Memang enggak hanya bisa pemerintah, tapi seluruh masyarakat, polisi, aparat keamanan maupun penggerak masyarakat untuk memastikan bahwa kita, say no to drugs, dan tidak ada kompromi untuk drugs. Kita harus tegas," pungkas Wagub Sandi. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya