Berita

Jokowi-JK/BNPB

Nusantara

Jokowi-JK Lepas Bantuan Untuk Pengungsi Rohingnya Di Bangladesh

RABU, 24 JANUARI 2018 | 22:02 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi)  melepas bantuan kemanusiaan yang akan diberikan kepada warga Rohingnya yang saat ini masih mengungsi di negara tetangga,  Bangladesh.

Presiden Jokowi yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla melihat langsung bantuan yang telah siap di landas pacu Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (24/1).

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. Menurut Jokowi, para pengungsi yang jumlahnya ratusan ribu sangat membutuhkan uluran tangan dari Indonesia tetapi juga negara-negara lain.


"Bantuan ini sangat dibutuhkan sekali, terutama obat-obatan dan permakanan," kata Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan bahwa dirinya akan menengok para pengungsi apabila waktu memungkinkan saat kunjungan kerja di Bangladesh nanti.

Direktur Tanggap Darurat BNPB, Junjungan Tambunan mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian tinggi Pemerintah Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di kawasan Asia Tenggara. Pengiriman bantuan kemanusiaan ini juga menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia konsisten terhadap permasalahan kemanusiaan dan perdamaian, khususnya yang dialami para pengungsi Rohingnya.

Bantuan kemanusiaan yang diberikan terdiri dari 12 jenis seperti makanan tambahan gizi bayi dan ibu hamil,  peralatan sekolah, lampu darurat dan family kits. Jenis bantuan yang dikirimkan ini berdasarkan kajian lapangan kebutuhan pengungsi. Bantuan seberat 10,43 ton akan didistribusikan kepada para pengungsi sesuai dengan rekomendasi dari otoritas setempat.

"Organisasi maupun institusi mitra dari pemerintah setempat yang akan mendistribusikan bantuan," kata Junjungan melalui keterangan tertulis, Rabu (24/1).

Pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan kali kedua bagi para pengungsi Rohingnya yang masih tinggal di Bangladesh.  Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) memimpin tim kemanusiaan yang diangkut dengan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara. Tim yang dipimpin oleh  Junjungan Tambunan akan bertolak ke Bangladeh pada esok hari (25/1), yang terlebih dahulu menginap semalam di Banda Aceh.

Bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Rohingnya juga wujud dari implementasi terhadap semangat One ASEAN One Response dalam konteks penanggulangan bencana di kawasan Asia Tenggara. Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mencatat sejak krisis kekerasan terjadi di Rakhine, Myanmar, sejumlah 655.000 warga mengungsi ke Bangladesh. [san]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya