Berita

Bayi Suku Asmat Papua/net

Nusantara

Boy Rafli Amar: Korban Gizi Buruk Di Papua Mencapai 15 Ribu Jiwa

RABU, 24 JANUARI 2018 | 19:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menyebut jumlah pengidap gizi buruk di Papua mencapai 15 ribu orang.

"Yang mengalami gizi buruk, kalau kemarin ya cukup tinggi, kurang lebih di antara 10.000 sampai 15.000 jiwa," kata Boy disela-sela Rapim Polri, di PTIK, Rabu (24/1).

Banyaknya warga Papua yang mengidap gizi buruk, kata Boy disebabkan oleh lokasi masyarakat yang cukup jauh dari aspek perekonomian. Selain itu jangkauan ke daerah-daerah yang terpencil membuat distribusi dari Pemerintah secara menyeluruh sangat terkendala dan sulit.


"Apalagi dikaitkan dengan faktor cuaca di mana di beberapa aliran sungai juga mengalami pasang surut jadi tidak selalu untuk dapat dilewati dengan kapal-kapal untuk distribusi bahan makanan. Jadi itu lah kira-kira," ujar Boy.

Oleh karena itu, satgas kesehatan TNI dan Polri akan melakukan mapping terhadap daerah-daerah yang dianggap rawan penyebaran wabah penyakit terutama di daerah yang sulit dijangkau. Soal relokasi suku Asmat dari daerah asal, Boy mengaku masih dalam tahap pembicaraan dengan Pemerintah Daerah.

"Saya belum bisa menyampaikan lebih detail, kita perlu duduk bersama dulu dengan pemerintah daerah termasuk juga dengan pasti dengan jajaran Pemerintah Pusat," demikian Boy. [san]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya