Berita

Net

Nusantara

LPBI NU Banten Dampingi Korban Gempa

RABU, 24 JANUARI 2018 | 10:09 WIB | LAPORAN:

Gempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter dengan pusat di Samudera Hindia berjarak 43 kilometer dari barat daya Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa kemarin (23/1) mengakibatkan sejumlah kerusakan. Meski tidak menyebabkan tsunami, gempa membuat para korban menjadi trauma.   

Untuk itu, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Provinsi Banten langsung melakukan assessment berupa pendataan dan pendampingan korban terdampak bencana.

Laporan sementara, ratusan rumah rusak akibat gempa. Beberapa desa yang terdampak gempa di antaranya Desa Sawarna sebanyak 65 rumah warga rusak berat dan ringan, Desa Bayah satu masjid dan dua rumah rusak berat, Desa Wanasalam enam rumah rusak, Desa Panggarangan 92 rumah rusak, Desa Cilograng sembilan rumah rusak, Lebak Gedong satu Puskesmas rusak, Desa Sobang dua rumah rusak, Desa Cimarga dua rumah rusak, Desa Sajira satu rumah rusak, dan Desa Cihara satu rumah rusak.


"Kami imbau kepada masyarakat untuk tenang. Jangan terpancing pada isu-isu yang tidak jelas," kata Ketua LPBI NU Banten Ustur Ubadi kepada wartawan, Rabu (24/1).

Lanjutnya, banyak foto-foto yang tersebar di media sosial belum tentu jelas kebenarannya. Untuk itu, Ustur mengajak masyarakat dan warganet tetap bijak dalam menyebarkan informasi bencana di media sosial. [wah]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya