Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pasangan Bursa-Parhan Diprediksi Menang di Pilkada Lahat

RABU, 24 JANUARI 2018 | 03:48 WIB | LAPORAN:

Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil survei terkait Pilkada Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang akan berlangsung pada 27 Juni tahun ini.

Setidaknya ada enam pasangan calon yang akan mengikuti kontestasi lima tahunan itu. Mereka adalah Cik Ujang-Haryanto yang diusung oleh Partai Nasdem, Demokrat dan Hanura.

Novran Marjani-Herliansyah yang diusung Partai PDIP, Gerindra, PPP dan PKS. Bursa Zarnubi-Parhan Berza yang diusung Partai PKB, PAN dan Golkar. Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah melalui jalur perseorangan. Pasangan Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah melalui jalur perseorangan dan Dodo Arman-Sutrisno melalui jalur perseorangan.


Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono mengatakan bahwa dari survei yang melibatkan 1.659 responden itu, lembaganya menemukan bahwa pasangan Bursa Zanurbi-Parhan lah yang dinilai layak memimpin Kabupaten Lahat dari tahun 2018 hingga tahun 2023 nanti.

Dari hasil survei, Zanurbi-Parhan memiliki tingkat pengenalan masyarakat yang paling tinggi dibandingkan dengan pasangan lain dengan 89,6 persen. Disusul Cik Ujang-Haryanto 68,9 persen. Urutan ketiga Novran Marjani-Herliansyah 63,8 persen.

"Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah 56,2 persen, Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah 54,2 persen dan Dodo Arman-Sutrisno 53,2 persen," imbuhnya dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (23/1).

Untuk tingkat akseptabilitas atau kesukaan masyarakat Lahat terhadap pasangan calon pun Bursa Zarnubi-Parhan Berza juga unggul dengan 76,3 persen. Cik Ujang-Haryanto 62,1 persen, Novran Marjani-Herliansyah 61,9 persen, Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah 49,2 persen, Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah 48,2 persen, dan Dodo Arman-Sutrisno 49,2 persen.

Bursa Zarnubi-Parhan Berza kata Arifin juga unggul di tingkat kapabilitas. Dimana 89,7 persen responden menilai bahwa pasangan tersebut merupakan pasangan yang sangat visioner, memiliki intelektualitas, governability, kemampuan politik, kemampuan komunikasi politik, bahkan leadership.

"Disusul Paslon Novran Marjani-Herliansyah 69,2 persen, lalu Cik Ujang-Haryanto 63,2 persen, Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah 56,8 persen, Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah 54,2 persen dan Dodo Arman-Sutrisno 49,3 persen," tandasnya.

Sementara, tambah Arifin, untuk tingkat elektabilitas pasangan calon kepala daerah Lahat dengan mengunakan pertanyaan semi terbuka secara spontanitas, sebanyak 29,9 persen memilih pasangan Bursa Zarnubi-Parhan Berza. 10,1 persen memilih Novran Marjani-Herliansyah, 10,4 persen memilih Cik Ujang-Haryanto, 7,8 persen Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah, 4,2 persen memilih Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah, 2,9 persen memilih Dodo Arman-Sutrisno dan responden yang tidak menjawab sebanyak 34,7 persen.

Namun, saat pertanyaan yang sama dilontarkan secara tertutup, tingkat elektabilitas pasangan Bursa Zarnubi-Parhan Berza malah semakin meningkat dengan 37,7 persen.

"Di posisi kedua, 17,9 persen memilih Novran Marjani-Herliansyah, 16,4 persen memilih Cik Ujang-Haryanto, 5,7 persen memilih Purnawarman Kias-Rozi Adiansyah. Kemudian, 4,9 persen memilih Hapit Fadli-Erlansyah Rumsyah, 3,1 persen memilih Dodo Arman-Sutrisno dan responden yang tidak menjawab sebanyak 14,3 persen," terangnya.

Survei dengan tema "Potret Suara Masyarakat Lahat Terhadap Tingkat Keterpilihan Pasangan Calon Kepaala Daerah Kabupaten Lahat periode 2018-2023" itu mengunakan metode kuisioner dan tatap muka dengan melibatkan 1.659 responden yang berasal dari masyarakat Lahat sendiri.

Adapun jumlah populasi DPT Kab Lahat sebanyak 298.528 pemilih. Para responden dipilih dengan mengunakan metode multistage random sampling. Sementara itu tngkat kepercayaan survey 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,4 persen.

Para responden yang terpilih adalah masyarakat yang tersebar secara proposional di 22 kecamatan di Kabupaten Lahat. Pengambilan data dari responden dengan cara wawancara langsung dengan responden melalui panduan kuesioner pada 12 Januari sampai denhgan 22 Januari 2018. [nes]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya