Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Berita Gempa Susulan 7,5 SR Ternyata Hoax

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 22:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Berita yang menyebut potensi gempa susulan 7,5 skala richter di Provinsi Banten dan sekitarnya ternyata hoax. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah mengeluarkan pernyataan soal gempa susulan tersebut.

"Berita tersebut tidak benar dan BMKG tidak pernah menyampaikan serta menyebarluaskan informasi tersebut," kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Dr. Daryono, M.Si, Selasa malam (23/1).

Dia memastikan berita tersebut hanya hoax alias isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan membohongi masyarakat karena tidak mempunyai dasar ilmiah yang jelas.


"Perlu diketahui bahwa sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi dengan tepat, kapan, dimana dan berapa kekuatan gempa yang akan terjadi," masih kata Daryono.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa informasi tinggi gelombang laut yang saat ini beredar merupakan informasi peringatan dini tinggi gelombang laut rutin yang terkait dengan kemaritiman.

"Oleh karena itu, masyarakat diimbau dan diharapkan tidak terpengaruh serta tidak perlu dihiraukan dengan informasi tersebut," demikian bunyi pers release itu.

Sebelumnya beredar berita yang meresahkan dan beredar di masyarakat, diharap warga keluar rumah nanti malam pukul 22.30-23.59 WIB dikarenakan potensi gempa susulan sebesar 7,5 skala richter. Disebutkan gempa terjadi di Provinsi Banten dan sekitarnya, menyusul gempa 6,1 SR dengan titik gempa di Lebak siang tadi.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya