Berita

Nusantara

Dodi Diangkat Jadi Warga Kehormatan Brimob Polri

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 17:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dinilai berprestasi memimpin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan konsisten membangun daerah, Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dianugerahi status warga kehormatan oleh Brimob Polri.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol Arif Budiman, menyebut Dodi sangat konsisten membangun dan melindungi daerah Muba. Ini yang membuat dirinya sangat pantas menjadi warga kehormatan Brimob Polri.

Pengakuan itu disampaikan Kombes Arif dalam acara Penganugerahan Warga Kehormatan Korps Brimob Polri di Mako Brimob, Palembang, Kamis (18/1).


Dikatakannya, gaung percepatan pembangunan infrastruktur di Muba patut diapresiasi. Selain itu, Muba saat ini sangat kondusif dalam hal kerukunan antar etnis dan umat beragama.  Intinya, Muba sangat konsisten dengan zero conflict.

Dodi juga mencatatkan sejarah bagi Korps Brimob. Pasalnya, hanya Kabupaten Muba yang menjadi insiator penyedia lahan untuk Markas Brimob. Pemkab Muba menyediakan lahan seluas 150 ribu meter untuk didirikan Markas Brimob.

Sementara, Bupati Dodi Reza Alex Noerdin, mengatakan, anugerah warga kehormatan Korps Brimob yang didapatkannya juga anugerah untuk seluruh masyarakat Muba.

"Kondusivitas dan peraihan prestasi di Muba tidak hanya dilakukan Pemkab Muba. Keberhasilannya juga didukung oleh masyarakat Muba," ungkap Dodi.

Dodi menceritakan dirinya memang sudah tidak bisa dipisahkan dengan Warga Korps Brimob. Anggota DPR RI dua periode itu memiliki kakek, Noerdin Pandji, yang pernah menjadi komandan Brimob di wilayah Sumatera Selatan.

"Darah kekeluargaan Brimob sudah mengalir kepada saya sejak kecil," lontarnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya