Berita

Foto/RMOL

Kesehatan

Gubernur Alex Noerdin Resmikan RS Siloam Silampari

KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Kehadiran Rumah Sakit (RS) Siloam di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, hari ini diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Peresmian oleh Gubernur Alex Noerdin dihadiri antara lain oleh Chairman Lippo Group, James Riady; Preskom Lippo Group, Theo Sambuaga; Presdir Siloam, Ketut Wijaya; Wakil Presdir Siloam, Caroline Riady, dan Direktur RS Siloam Silampari, dr H Mgs Johan T.

Ini merupakan RS Siloam kelima di Sumatera dan kedua di Sumatera Selatan. Siloam Silampari dilengkapi dengan 175 tempat tidur pasien dan peralatan medis canggih CT Scan 64 slice.


"Kami menyediakan alat diagnosa terbaik yang memungkinkan dokter menganalisa penyakit pasien lebih akurat," kata Presdir Siloam, Ketut Wijaya.

Walikota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, dikutip dari harian lokal, berharap kehadiran RS ini akan menimbulkan daya saing positif dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Warga pun diminta menyambut baik kehadiran Siloam Silampari karena juga akan berdampak pada kemajuan perekonomian daerah mereka.

BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau pun sudah menyatakan kesiapan untuk bekerjasama dengan RS Siloam Silampari dengan catatan pihak RS menyiapkan semua persyaratan yang berlaku.

RS Siloam Silampari didukung 20 dokter spesialis, delapan dokter umum dan 51 orang perawat. Perawatan berkualitas disiapkan untuk melayani 216 ribu penduduk Lubuklinggau dan lebih dari 3 juta penduduk di kabupaten sekitar

Siloam Silampari adalah salah satu anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk.

Sampai saat ini, Siloam sudah mendirikan 32 RS di 23 kota di seluruh Tanah Air, sampai ke wilayah paling Timur. Melayani lebih dari dua juta kunjungan dan admisi serta melakukan lebih dari 41.000 operasi per tahun.

Secara keseluruhan, Siloam memiliki kapasitas 6300 tempat tidur pasien, didukung 2700 dokter spesialis dan dokter umum serta lebih dari 9600 perawat dan staf pendukung. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya