Berita

Ahmad Heryawan/RMOL Jabar

Nusantara

PILGUB JABAR

Gubernur Aher Akui Jadi Jurkam Sudrajat-Syaikhu

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 18:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengaku akan menjadi juru kampanye bagi pasangan Mayjen TNI (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu, yang berlaga di arena Pilgub Jabar 2018.

Pasangan Sudrajat-Syaikhhu didukung koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

"Mungkin (juru kampanye) sebagai pribadi, Insya Allah kita ikut mensukseskan jadi juru kampanye," kata Aher di Gedung Pakuan Bandung, Senin (8/1).


Sebagai Gubernur sekaligus Jurkam, kata Aher, dirinya akan mengikuti prosedur yang berlaku. Salah satunya mengambil cuti jika kampanye dilakukan pada hari kerja.

Bila bertugas sebagai Jurkam pada hari Sabtu dan Minggu yang merupakan hari libur pegawai negeri sipil, Aher akan hanya memberitah Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tinggal pemberitahuan saja ke Mendagri sama KPU," katanya, diberitakan RMOL Jabar.

Aher sekaligus membantah dirinya bakal menjabat Ketua Tim Pemenangan Sudrajat-Syaikhu. Dia mengungkapkan tugas tersebut dipegang oleh Haru Suandharu yang merupakan salah satu anggota DPRD Bandung asal PKS.

"Kalau saya jadi ketua timses, ke mana-mana ribet nanti. Datang ke SMA nanti dibilang kampanye, nanti sama kalian di-bully," ujarnya sambil tertawa.

Dia mengimbau agar seluruh aparatur sipil negara yang bertugas di Pemerintah Provinsi Jabar tidak berpolitik walau dirinya turut mengkampanyekan pasangan Sudrajat-Syaikhu.

"Saya meminta ke seluruh ASN untuk netral, kalau terkait hak pilih itu silakan pilihan masing-masing," pungkasnya. [ald]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya