Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Kadernya Dicomot, PDIP Suruh Nasdem Belajar Etika Politik

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 15:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menyesalkan keputusan Partai Nasdem Jawa Barat yang memberi rekomendasi pada kader PDIP, Aa Umbara Sutisna, untuk bertarung di Pemilihan Bupati Kabupaten Bandung Barat.

"Ini masalah etika. Terus terang saya merasa kaget ketika mengetahui kader kami tiba-tiba mendapat rekomendasi dari Nasdem untuk maju dalam Pilbup KBB tanpa ada komunikasi terlebih dulu, " kata Ketua DPD PDIP Jabar, Tubagus Hasanuddin, di kantornya di Jalan Pelajar Pejuang 45, Bandung, Sabtu (6/1).

Hasanuddin atau TBH mengatakan, pihaknya belum mendapat keputusan dari DPP PDIP tentang siapa kader yang akan dimajukan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat.


"Kami mempertanyakan mengapa Ketua DPD Partai Nasdem, Saan Mustofa, memberikan rekomendasi kepada kader kami. Kami kan bersahabat dan berteman, bicara saja dengan baik-baik," sindirnya, seperti diberitakan RMOL Jabar.  

Bahkan, TBH mengaku sempat bertemu dengan Saan Mustofa kemarin, namun tak ada komunikasi dari Ketua Nasdem Jabar itu terkait rekomendasi untuk Aa Umbara.

"Dia (Aa Umbara) adalah pengurus partai ini plus Ketua DPRD atas perintah dari DPP. Jadi kami sangat menyesalkan. Kami mengajak, mari kita belajar etika berpolitik dengan santun dan saling menghormati," tutur TBH.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, Nasdem mendukung Aa Umbara melaju bersama aktor Hengky Kurniawan yang dinilai memiliki elektabilitas tinggi. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya