Berita

Happy Bone Zulkarnaen/net

Politik

Happy Bone: Jokowi Dan Airlangga Sangat Solid

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 12:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Airlangga Hartarto (AH) dibutuhkan Joko Widodo untuk mengurus dua hal sekaligus yaitu Kementerian Perindustrian dan Partai Golkar.

Menurut orang dekat Airlangga yang juga politikus senior Golkar, Happy Bone Zulkarnaen, dua bidang pekerjaan itu akan saling menguatkan di tangan Airlangga.

"AH ini orang profesional. Kemampuan profesionalnya di atas rata-rata. AH sudah bentuk tim yang solid dan profesional sehingga tak akan ganggu kinerja di Kementerian Perindustrian dan Golkar sendiri," jelas Happy Bone dalam diskusi "Perlukah Airlangga Mundur?" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1).


Happy Bone, yang juga staf khusus Airlangga di Kemenperin, mengklaim koleganya itu telah membuat prestasi kementerian meroket. Banyak program yang disusun Ketua Umum Golkar itu kemudian menjadi patokan dan berkelanjutan.

Di Golkar, Airlangga berhasil meredakan polemik internal partai pasca kasus Setya Novanto, sembari menyelesaikan pencalonan kepala daerah untuk 171 Pilkada yang digelar serentak pada Juni mendatang. Diungkapnya bahwa Airlangga berkali-kali menyebut tidak ada waktu untuk bersantai-santai karena waktu semakin mepet ke Pemilu 2019.

"Profesionalisme itu penting dan dalam konteks rangkap jabatan AH ternyata dia punya tim solid baik di Kementerian maupun di partai. Masing-masing punya target dan sasaran yang jelas," ungkap Happy.

Selain itu, Happy juga menilai hubungan antara Airlangga dengan Presiden Joko Widodo sangat solid. Hal ini berbekal rekam jejak Airlangga yang cukup baik di bidang profesional maupun politik.

"Saya katakan Jokowi dan AH sangat solid dan bagus sekali chesmitry-nya. Ketika AH bicara dengan Jokowi nyaman sekali dan yang lebih penting (AH) orangnya santun," tambah dia. [ald]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya