Berita

Foto/Net

Catatan Akhir Tahun

Hasil Audit Media, Pemberitaan Kemenkop UKM Di Media Massa Positif

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 12:31 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Kementerian Koperasi dan UKM selama 2017 dinilai mendapat ekspose pemberitaan positif dari media massa secara nasional. Isu-isu  terkait Kemenkop UKM dalam berita lebih menyoroti program kerja dan perkembangan sektor UKM, kewirausahaan, dan koperasi yang semakin menggeliat di tahun ini.

Demikian kesimpulan Intelligence Media Management (IMM) menilik hasil monitoring pemberitaan secara nasional sepanjang tahun 2017, Rabu (27/12).

“Analisis sistem Intelligence Media Management (IMM), terlihat aktivitas pemberitaan Kemenkop UKM sangat baik di tahun ini, dengan sentimen positif dan netral sebesar 88 persen,” kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang


Rustika mengatakan  dengan menggunakan sistem Artificial Intelligence, seluruh data pemberitaan kementerian Kabinet Kerja dapat diamati. Kata dia, tren sentimen positif dan netral terus menguat signifikan sejak tahun 2016.

Rustika juga mencatat semakin baiknya citra koperasi, dengan adanya Satgas Pengawas Koperasi, identifikasi koperasi nonaktif, dan penindakan bagi koperasi bodong.

Kemenkop UKM juga terpantau semakin mendekatkan diri kepada kalangan muda, yang menjadi penggiat industri kreatif serta wirausaha. Bahkan di media pun terpantau upaya Kemenkop UKM untuk mendekatkan koperasi dengan anak muda, melalui Koperasi Mahasiswa.  

Tidak hanya media massa, GDILab juga melaporkan aktivitas Kemenkop UKM di media sosial mendapat respon positif dari netizen. Melalui akun @kemenkopukm, Kemenkop UKM berhasil mendekatkan diri kepada para pelaku UMKM dan para netizen lewat keaktifannya di media sosial: twitter, facebook, dan instagram.

Billy Boen, founder & CEO GDILab.com mengatakan dari pantauan Digital Marketing Report bulanan yang dilakukan oleh GDILab, @KemenkopUKM berhasil mendapatkan impression dan enggagement yang baik berkat postingan-postingannya yang bermanfaat untuk para pelaku UMKM dan netizen.

“Saya berharap  kegiatan Kemenkop UKM melalui media sosial bisa semakin bermanfaat bagi para pelaku UMKM dan netizen di seluruh pelosok nusantara dengan memberikan pelatihan yang tepat sasaran, termasuk pelatihan tentang media sosial sehingga mereka semua bisa "naik kelas", kata Billy Boen.

Menanggapi hasil riset tersebut,  Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden mengatakan sangat mengapresiasi upaya sosialisasi dan publikasi terkait KUKM dan wirausaha baru yang dilakukan oleh jajaran pemerintahan termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, BUMN, dan berbagai pihak swasta yang lain.

Dia mengemukakan sangat diperlukan keterlibatan semua pihak dalam upaya pemberdayaan KUKM dan menumbuhkan wirausaha baru di Indonesia.

"Presiden saat ini mengajak semua pihak, khususnya generasi muda untuk berinovasi mencari peluang-peluang usaha dengan cara-cara yang baru dan berbeda untuk menumbuhkan kewirausahaan di Indonesia," kata Bey.

Dikemukakan,  jumlah wirausaha di Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain.  Menurut data World Bank, saat ini jumlah wirausaha di Indonesia hanya sekira 3,3 persen, sedangkan Singapura sebanyak 7 persen, Malaysia 5 persen, dan Thailand 4,5 persen.

Ke depan diharapkan sosialisasi, publikasi, dan upaya pemberdayaan KUKM dan penumbuhan wirausaha baru terus dilakukan sehingga kontribusi KUKM kepada PDB semakin tinggi dan rasio jumlah wirausaha di Indonesia semakin ideal. [dzk]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya