Berita

Politik

Menko PMK: Kecukupan Gizi Bagian Dari Kasih Sayang Ibu

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 20:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Peran seorang Ibu sangatlah penting dalam segala aspek kehidupan anak. Bahkan peran vital itu sudah dimulai sejak anak masih janin dalam kandungan.

"Masa depan anak itu sangat bergantung pada peran ibunya," kata Menko PMK, Puan Maharani, di sela puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) yang berlangsung di Raja Ampat, Papua Barat, Jumat (22/12).

Peringatan Hari Ibu di Raja Ampat sangat spesial karena dihadiri Presiden Joko Widodo serta sembilan menteri perempuan kabinet kerja. Hadir pula Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Bupati Raja Ampat, Marcus Wanma, dan beberapa tokoh adat lainnya.


Puan mengaku sangat bahagia atas diperingatinya Hari Ibu. Menurutnya, rasa sayang ibu kepada anak-anaknya itu sangat besar dan tiada ternilai harganya.

"Ada begitu banyak pengorbanan ibu yang dilakukan dalam kehidupan demi anak-anaknya," ujarnya.

Cucu proklamator kemerdekaan Soekarno ini menggarisbawahi bahwa kecintaan seorang ibu kepada anaknya harus pula dibarengi kengan kesungguhan untuk menyiapkan masa depan anak.

Bagi Puan, dalam konteks kekinian, ibu yang memberikan vaksinasi kepada anaknya, ibu yang memperhatikan kebutuhan gizi tumbuh kembang balitanya, dan ibu yang peduli terhadap pendidikan anaknya adalah wujud sayang ibu yang sebenarnya.

"Inilah wujud kecintaan seorang ibu yang seharusnya,” tutur Puan.

Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa untuk setiap persoalan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan negara telah hadir untuk ibu-ibu dari kalangan yang kurang mampu.

Puncak peringatan Hari Ibu Hari Ibu ke-89 yang dihelat di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat sendiri berlangsung sangat meriah. Acara ini dibuka oleh iringan suling tambur oleh mama-mama Raja ampat yang dilanjutkan  dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh kelompok paduan suara Bhayangkari.

Menko PMK pada acara ini juga turut membacakan puisi bersama menteri-menteri perempuan lainnya.

“Jadilah ibu yang memperkokoh karakter bangsa, memperhalus budi pekerti dan mengajarkan tradisi luhur, demi kebangkitan bangsa Indonesia,” demikin Puan saat membacakan puisi.[dem]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya