Berita

Foto: RMOL

Politik

Elektabilitas Karolin Tertinggi Untuk Di Kalbar

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 08:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Karolin Margret Natasa berada dalam urutan teratas bakal calon gubernur Kalimantan Barat 2018 yang paling populer. Mantan anggota DPR dari PDIP yang kini menjabat Bupati Landak ini juga memiliki elektabilitas teratas.

Demikian  hasil survei yang dilakukan Cirus Surveyors Group yang dilaksanakan pada 28 Oktober sampai 2 November 2017. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 3 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, sebanyak 1.000 responden dengan proporsi gender seimbang (50%-50%) yang tersebar di 14 kabupaten/kota dan 100 desa/kelurahan.

Hasilnya, preferensi cagub dan cawagub Kalbar 2018-2023 adalah Karolin Margret Natasa (74%) dan Sutarmidji (50,9%) menempati dua teratas tingkat kepopuleran. Akan tetapi Top of Mind dari publik masyarakat terkait bakal kandidat Gubernur Kalimantan Barat mendatang yaitu (secara urutan) Karolin Margret Natasa, Sutarmidji dan Lasarus.


Demikian rilis hasil survei yang dipaparkan tim Cirus Surveyors Group di Pontianak, Kamis (21/12). Di peringkat keempat ada nama Lasarus (4,4%), kemudian Suryadman Gidot (4,1%) dan kelima, Milton Crosby (2,80%).

"Jika disempitkan menjadi tiga nama, Karolin juga unggul jauh dalam tingkat keterpilihan atau elektabilitas dengan persentase 42,53 persen, disusul Sutarmidji (33.80 persen, dan Hildi Hamid 4,41," kata peneliti Cirus Surveyors Group, Rio Prayogo, di Pontianak (Kamis, 21/12).

Peneliti Cirus Surveyors Group Rio Prayogo juga mengungkapkan setidaknya sampai saat ini terdapat dua tokoh publik yang memiliki potensi untuk menjadi bakal calon kandidat Gubernur Kalimantan Barat periode mendatang, yaitu Karolin Margret Natasa dan Sutarmidji.

"Mengingat masa pilkada Kalimantan Barat akan dilakukan pada tahun 2018, maka ke dua tohoh tersebut masih memiliki banyak kesempatan untuk menggiatkan strategi dan aktivitas mereka sehingga publik Kalimantan Barat makin mengenal dan mendalami mereka," jelasnya.

Rio mengungkapkan, pihaknya melakukan simulasi memasangkan beberapa nama sebagai pasangan cagub-cawagub Kalbar tokoh yang paling tinggi penerimaannya oleh masyarakat Kalimantan Barat. Hasilnya, Duet Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot mendapat 41,64% dan Sutarmidji-Ria Norsan 31,73%. Dari hasil survei, juga didapatkan persepsi responden yang tidak mempersoalkan bupati yang baru terpilih di pilkada serentak 2017 maju sebagai calon gubernur. [mel]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya