Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Menteri Puan: Pemerintah Komitmen Semua Anak Bisa Sekolah

SELASA, 12 DESEMBER 2017 | 20:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Negara yang ditopang dengan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, akan menjadi Negara yang maju, kuat dalam persaingan, dan memiliki karakter.

Demikian disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menyalurkan sejumlah bantuan untuk sekolah di Kabupaten Klaten dan Boyolali, Jawa Tengah (Selasa, 12/12).

"Pemerintah berkomitmen agar seluruh anak usia sekolah dapat bersekolah. Untuk itu, Pemerintah memberikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 19,4 juta anak usia sekolah guna memberikan akses pendidikan, baik melalui sekolah maupun kursus-kursus," ungkap Puan.


Mengawali kunjungan kerjanya di Jawa Tengah, Puan membagikan bantuan berupa komputer dan buku bacaan untuk 4 sekolah di Klaten, yaitu SMP Negeri 1 Cawas, SMP 3 Bayat, SMP 3 Gantiwarno, dan SMP 1 Wedi. Acara di Klaten terpusat di SMP Negeri 1 Cawas. Kepada para siswa SMP yang hadir, Menko PMK menyampaikan rasa bangga dan gembira karena dapat bertemu langsung dengan putra-putri calon pemimpin bangsa.

"Saya berpesan kepada siswa-siswi agar membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, akhlak, dan jiwa kebangsaan yang kuat untuk menghadapi masa depan," kata Puan.
 
Usai penyaluran bantuan di Klaten, rombongan Puan menuju Kabupaten Boyolali dan memberikan bantuan yang sama kepada 4 sekolah di Boyolali yaitu : SMPN 1 Ngemplak, SMPN 4 Boyolali, SMPN 3 Juwangi, dan SMPN 4 Ampel. Acara di Boyolali bertempat di SMP Negeri 1 Ngemplak. Sebanyak 160 komputer dan 800 buku bacaan disalurkan kepada 8 sekolah di Klaten dan Boyolali. Setiap sekolah mendapatkan bantuan 20 komputer dan 100 buku bacaan.

Selain itu, Puan juga menyerahkan KIP ATM secara simbolis kepada perwakilan siswa-siswi yatim dari 8 sekolah tersebut. Menko PMK juga menyatakan, bahwa jumlah penerima manfaat KIP akan ditambah pada tahun 2018.

Hadir mendampingi Menko PMK dalam rangkaian acara di Klaten dan Boyolali antara lain: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Bupati Klaten Sri Mulyani, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya dan Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono. [sam]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya