Berita

Ahmad Zainuddin/Net

Kesehatan

Difteri Makin Meningkat, Komisi IX: Program Imunisasi Harus Dievaluasi

SELASA, 12 DESEMBER 2017 | 09:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jumlah kasus difteri di Indonesia menunjukkan tren meningkat cukup signifikan dalam tiga tahun terakhir. Program imunisasi perlu dievaluasi.

"Sudah lebih dari sepekan wabah difteri ini terjadi di berbagai daerah. Tiga tahun terakhir angka kasusnya juga terus meningkat. Padahal program imunisasi DPT ini kan program rutin. Pemerintah harus mengevaluasi," ujar Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin dalam keterangannya, Selasa (12/12).

Zainuddin mengutip Profil Kesehatan yang diterbitkan Kementerian Kesehatan dalam tiga tahun berturut-turut. Dia mengatakan, periode Januari-November 2017, Kementerian Kesehatan mencatat ada 95 kabupaten dan kota dari 20 provinsi yang melaporkan kasus difteri.


Secara keseluruhan terdapat 622 kasus, 32 diantaranya meninggal dunia. Pada 2015, kasus difteri sebanyak 252 kasus, korban meninggal sebanyak 5 kasus. Dari kasus tersebut, 37 persen tidak mendapatkan vaksinasi. Sementara tahun 2016, ada 415 kasus dan 24 diantaranya meninggal dunia. Dari seluruh kasus difteri 2016, sebesar 51 persen diantaranya tidak mendapatkan vaksinasi.

"Bahkan di tahun 2012 kasusnya mencapai 1.192 kasus. Padahal di tahun 1990 pemerintah berhasil perangi difteri, sangat minim kasusnya. Melihat data ini, apakah ada masalah dengan vaksin, atau program imunisasi yang belum merata? Pemerintah harus evaluasi agar wabah difteri tidak terulang lagi," jelas Zainuddin.

Namun demikian, politisi PKS ini tetap mengapresiasi langkah pemerintah melakukan Outbreak Respons Imunization (ORI) untuk menekan penyebaran wabah difteri yang dilakukan pertama terhadap tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Dia berharap ORI serentak dilakukan terhadap 17 provinsi lainnya yang berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Langkah ORI sudah seharusnya seperti itu. Baiknya serentak di 20 provinsi yang KLB," imbuh Legislator asal daerah pemilihan Jakarta Timur ini.

Selain itu, Zainuddin juga berharap kinerja dan sinergi aparatur kesehatan hingga kelurahan dan desa diperkuat lagi. Sosialisasi pencegahan melalui penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit-penyakit berbahaya harus terus digalakkan.

"Pemberitaan wabah difteri ini tentu membuat masyarakat gelisah. Sosialisasi penyuluhan harus terus digalakkan petugas-petugas kesehatan agar masyarakat tenang. Program imunisasi kembali tiap 10 tahun harus dilakukan," pungkasnya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya