Berita

Grace Fadli Zon dkk/PIA DPR

Nusantara

PIA DPR Gemakan Gerakan Ayo Membaca

SELASA, 12 DESEMBER 2017 | 08:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dibandingkan dengan negara-negara maju, budaya membaca dan literasi di Indonesia tertinggal empat tahun. Bahkan, di sekolah daerah pelosok di Indonesia ada siswa hingga mahasiswa masih belum mampu membaca secara lancar dan memahami maknanya.

Fakta ini mendorong Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI mengadakan bakti sosial (Baksos) bertema "Ayo Gemar Membaca" sekaligus meresmikan Pondok Baca PIA DPR di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, Jawa Tengah (Sabtu, 9/12).

Grace Fadli Zon yang memimpin rombongan Baksos PIA DPR periode 2014-2019 menyampaikan keprihatinan dengan budaya baca dan literasi di Indonesia yang sangat jauh tertinggal dari negara-negara maju. Grace menilai kemajuan teknologi gadget, di satu sisi adalah positif dalam mempermudah komunikasi, namun di sisi lain menjadi penyebab menurunnya minat dan budaya baca serta literasi di Indonesia.


"PIA DPR mengajak seluruh komponen bangsa untuk ikut ambil bagian dalam meningkatkan minat dan budaya baca di Indonesia," kata Grace, Senin (11/12).

Masih menurut Grace, ketersediaan buku bacaan dan kondisi Indonesia yang terdiri dari banyak kepulauan menyebabkan disparitas yang tinggi antar daerah dalam rendahnya minat dan budaya baca di Indonesia.

Ia menegaskan, peresmian Pondok Baca PIA DPR RI di Salatiga ini adalah wujud konkritnya dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan minat dan budaya baca di Indonesia.

"Indonesia dengan disparitas antar daerah sebagai negara kepulauan, memerlukan upaya bersama dari segenap komponen bangsa untuk memecahkan persoalan ini,” paparnya.

Grace juga memberikan perhatian akan bonus demografi Indonesia yang akan dipetik setelah tahun 2020 seharusnya diimbangi dengan kesiapan generasi muda, angkatan produktif Indonesia yang cerdas dan kreatif sehingga dapat menunjukkan competitiveness level Indonesia di dunia.

Sementara itu, Ketua Panitia Baksos Lisa Robert Kardinal mengatakan, baksos bertajuk 'Ayo Gemar Membaca'  diisi dengan peresmian Pondok Baca dengan harapan apa yang dilakukan PIA dapat menstimulasi komponen masyarakat lainnya dalam upaya meningkatkan minat dan budaya baca di Indonesia.

Dalam peresmian Pondok Baca PIA DPR RI ini, sekaligus dilakukan penyerahan kelengkapan Pondok Baca, seperti buku, rak buku, dan perlengkapan perpustakaan lainnya serta goody bag untuk anak-anak.

Lisa yang juga ketua Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) ini berharap dengan peresmian Pondok Baca PIA DPR RI ini dapat merangsang minat baca pada anak dan menjadikan mereka orang-orang hebat.

"Saya meyakini bahwa orang hebat adalah orang yang kuat dalam membaca. Soekarno, Habibie, bahkan Obama adalah contoh orang hebat yang kuat dalam membaca," demikian Lisa.[wid] 

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya