Berita

Wayang/MPR

MPR: Sosialisasi Empat Pilar Lewat Wayang Sangat Digemari Masyarakat Boyolali

MINGGU, 10 DESEMBER 2017 | 03:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tersebutlah Ki Lurah Semar sedang prihatin melihat Negara Amarta yang dulu sangat menjunjung tunggi nilai-nilai Empat Pilar belakangan nilai-nilai Empat Pilar sudah makin ditinggalkan. Sebagian orang mementingkan dirinya sendiri, tidak lagi ada gotong royong. Alam pun mengingatkan dengan menunjukkan berbagai peristiwa, seperti gunung meletus, banjir di mana-mana, dan berbagai peristiwa lainnya.

Sebagai pertanggungjawaban sebagai among projo, Ki Lurah Semar melalui aksi Mbangun Jiwo mengajak rakyatnya kembali mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar.

Nasihat Ki Lurah Semar ini disampaikan melalui  pagelaran wayang kulit dengan lakon "Semar Mbangun Jiwo" di Desa Bantengan, Kecamatan Karang Gede, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (9/12) malam.


Pagelaran wayang yang menampilkan  dalang Ki Joko Sunarno berlangsung di halaman rumah sang dalang. Anggota MPR kelompok DPD RI yang juga Ketua Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono bersama anggota MPR Fraksi Partai Golkar Bowo Sidik dan anggota MPR Fraksi PPP Irgan Chairul Mahfiz hadir bersama ratusan masyarakat dari Desa Bantengan dan sekitarnya. Selain itu hadir juga Ketua Kosgoro Provonsi Jawa Tengah Sutomo yang menjadi mitra MPR dalam penyelenggaraan pagelaran seni wayang kulit ini.

Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah selaku panitia penyelenggara pagelaran seni budaya tradisional wayang kulit ini melaporkan bahwa pagelaran seni budaya wayang ini merupakan salah satu kegiatan MPR dalam menyosialisasikan Empat Pilar MPR.

Menurut Fauziah, pagelaran seni budaya wayang ini dipilih sebagai salah metode sosialisasi Empat Pilar karena seni wayang ini masih sangat digemari oleh masyarakat.

"Selain  untuk menyosialisasikan Empat Pilar, pagelaran seni budaya ini juga upaya MPR untuk turut menggali dan melestarikan seni budaya tradisional di berbagai daerah di Indonesia agar jangan sampai punah," demikian Fauziah. [san]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya