Berita

Mahyudin/MPR

Waketum MPR: Masih Sedikit Orang Kalimantan Timur Berkiprah Di Tingkat Nasional

MINGGU, 10 DESEMBER 2017 | 02:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOl. Sosialisasi Empat Pilar MPR RI makin lama makin dikenal rakyat Indonesia dari berbagai kalanga. Empat pilar MPR yang berisi nilai-nilai luhur bangsa adalah milik rakyat Indonesia. Untuk itu, kedekatan empat pilar kepada masyarakat hingga satuan terkecil menjadi keniscayaan bahkan keharusan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menggelar rangkaian Sosialisasi Empat Pilar MPR di lingkungan Markoni Atas dan di Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (9/12).

Di kedua lokasi tersebut, Mahyudin memaparkan secara gamblang seputar Empat Pilar MPR dan betapa pentingnya empat pilar diterapkan.


"Begitu banyak dan kompleksnya tantangan bangsa saat ini dan kedepan, membuat begitu pentingnya rakyat Indonesia memahamai nilai luhur bangsanya melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR.  Pemahaman yang benar akan nilai luhur bangsa seperti Pancasila, akan mampu menjadi benteng dari serbuan berbagai tantangan bangsa dan dampak negatif globalisasi," katanya.

Dalam kesempatan bertatap muka dengan masyarakat Kaltim, Mahyudin tidak lupa memotivasi generasi mudan agar tak segan dan ragu maju berkiprah tak hanya di daerah tapi juga secara nasional.

"Tak banyak orang daerah Kaltim yang maju berkiprah secara nasional.  Saya melihat itu  adalah lecutan untuk generasi muda agar lebih mempersiapkan dirinya berkiprah dalam lingkup nasional.  Tapi ingat kuantitas dan kualitas SDM daerah mesti seiring sejalan dengan terbentuknya karakter bangsa yang kuat dalam dirinya melalui pemahaman Pancasila dan implementasinya," demikian Mahyudin. [san]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya