Berita

Politik

Jokowi Sibuk Urus Infrastruktur, Rakyat Kecil Makin Babak Belur

SELASA, 05 DESEMBER 2017 | 12:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo diingatkan tidak melulu mengurusi soal pengembangan infrastruktur, tetapi lupa dengan permasalahan masyarakat kecil yang semakin babak belur.

Demikian disampaikan analis politik dan HAM Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga kepada redaksi, Selasa (5/12).

Permasalahan yang saat ini timbul di kalangan masyarakat bawah, seperti kelangkaan gas 3 kilogram di pasaran.


"Pembangunan infrastruktur ok-ok saja, tapi masyarakat saat ini susah cari gas 3 kg, sehingga harganya di tingkat pengecer naik. Masyarakat semakin susah, padahal gas sangat dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan hidup sehari-hari," papar Andy.

Selain itu, lanjut Andy, saat ini harga kebutuhan pokok sehari-hari juga merangkak naik, sehingga masyarakat menengah ke bawah seperti buruh dan tenaga kerja informal yang berpenghasilan pas-pasan semakin susah membeli kebutuhan pokok.

"Kami juga menghimbau agar Presiden jangan hanya blusukan ke mall atau pusat perbelanjaan mewah saja, tetapi perlu untuk blusukan ke pasar-pasar yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, dan ke agen-agen penjualan gas elpiji," ujarnya.

Andy khawatir konsep Nawacita yang diusung Jokowi hanya lips service belaka, apabila tidak diimbangi dengan menekan harga-harga kebutuhan pokok guna menaikkan daya beli masyarakat. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya