Berita

Gunung Agung/net

Nusantara

Bersabar Hadapi Erupsi Gunung Agung

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 18:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gubernur Bali I Made Mangku Pastika meninjau Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Agung yang berlokasi di Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.

Gubernur yang didampingi oleh Komandan Posko Letkol Benny Rahardian meninjau barang-barang kebutuhan para penyintas di gudang logistik yang juga berada di posko Tanah Ampo.

Saat peninjauan, Gubernur Bali berpesan untuk para penyintas supaya bersabar dalam menghadapi situasi sekarang ini. Hal tersebut menanggapi keresahan warga yang harus mengungsi karena ancaman erupsi Gunung Agung. Pada konteks bencana alam, Pastika merespon bahwa pemerintah juga mengharapkan peristiwa ini tidak menimpa masyarakat.


“Ya resahlah, ya sabarlah, di sini diperlukan kesabaran. Cari kegiatan. Banyak pekerjaan di kota, misalnya orang membutuhkan tukang. Kesempatan itu masih banyak,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (4/12).

Pastika berpesan kepada para penyintas untuk kreatif mencari aktivitas. Gubernur melihat warga yang mengungsi lebih beruntung dibandingkan para penyintas saat letusan 1963. Pemerintah saat itu tidak memberikan perhatian penuh terhadap warga yang mengungsi.

Sehubungan dengan aktivitas vulkanik Gunung Agung, Pastika memastikan tak akan ada yang bisa mengentikan aktivitas gunung Agung.

"Apabila warga penyintas mengalami penderitaan sekarang diharapkan untuk bersabar. Pastika mengatakan bahwa dirinya dulu juga pernah mengalami hal yang sama, yaitu sebagai penyintas di usia belia," tambahnya.       

Menanggapi tantangan transportasi untuk distribusi hingga ke titik pos pengungsian, Pastika memastikan ditribusi dikirimkan sampai ke kecamatan. Warga penyintas diharapkan secara mandiri untuk mendapatkan barang kebutuhan dari kantor kecamatan tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penagggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kunjungan Gubernur ke posko sekaligus ingin memastikan stok barang di Gudang logistic mencukupi kebutuhan di pos-pos pengungsian.

Menurut Sutopo, data pengungsi hingga 3 Desember 2017, pukul 18.00 waktu setempat mencatat 60.049 jiwa yang tersebar di 214 titik. Jumlah titik pengungsian terbanyak berada di Kabupaten Karangasem dengan 117 titik atau 34.228 jiwa. Pos pengungsi tersebar di 9 kabupaten, seperti Buleleng, Klungkung, Karangasem, Bangli, Tabanan, Kota Denpasar, Gianyar, Badung dan Jembrana.

Gunung Agung yang berlokasi di Kabupaten Karangasem, Bali masih berstatus level IV (Awas) level tertinggi yang menunjukkan aktivitas vulkanik gunung api. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan status tersebut pada Senin, 27 November 2017, pada pukul 6 pagi waktu setempat.

"Masyarakat yang berada di kawasan berbahaya akhirnya dievakuasi keluar dari kawasan merah," demikian Sutopo. [san]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya