Berita

Nusantara

Di Wonogiri, AHY Ikut Masak Untuk Pengungsi Banjir Dan Longsor

SABTU, 02 DESEMBER 2017 | 15:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempuh perjalanan darat kurang lebih 1,5 jam dari Pacitan untuk menjenguk 1.100 pengungsi korban banjir dan longsor di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat kemarin (1/12).

"Bu yang tabah ya," ujar AHY menghibur salah satu warga yang menjadi korban banjir.

Selain menyapa dan menghibur para pengungsi, AHY juga melihat dapur umum pengungsian. Para warga bahu membahu mempersiapkan konsumsi untuk pengungsi.


"Pada masak apa nih Bu?" sapa AHY. "Telor dadar dan buncis orek Mas," jawab para warga.

Melihat kesibukan warga di dapur umum, spontan AHY langsung ikut membantu mengaduk sayuran dan memasak telor dadar.

Sambil membantu memasak, AHY turut berbincang dengan warga dan pengungsi, mencoba menghibur mereka dengan kemampuan memasaknya yang terbatas. "Mas Agus masak telor. Mas Agus masak telor," seru warga yang malah asik melihat AHY memasak.

Setelah selesai membantu memasak, AHY juga sempat membantu ibu-ibu yang sedang menyiapkan bungkus makanan untuk para pengungsi. Kagum dengan kekompakan dan ketangkasan kemampuan para ibu-ibu di dapur, AHY menjelaskan bahwa kekompakan dan ketulusan adalah pendidikan yang terbaik.

"Wah ini adalah pendidikan karakter terbaik Bu, membantu bersama," ujar AHY.

Sejenak para pengungsi melupakan beban yang mereka saat ini sedang alami.

Sebelumnya, AHY menjenguk Karjo (54), salah satu korban bencana yang mengidap penyakit kanker nasofaring. AHY pun mendoakan agar Karjo lekas sembuh, dan mengimbau kepada istrinya agar Karjo segera dibawa ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.

"Semoga lekas sembuh bu, pak, segera di check up ya," tutur AHY.

Dalam kunjungannya ke Desa Plepih, AHY mengapresiasi pemerintah dan beberapa komunitas yang berupaya untuk memberikan bantuannya secara moril maupun bantuan langsung.

"Saya mengapresiasi bahwa langkah-langkah tanggap darurat sudah dilakukan oleh unsur pemerintah daerah, baik kabupaten maupun daerah," kata AHY.

"Saya juga senang teman-teman dari Tagana (Taruna Siaga Bencana), Pramuka dan komunitas lainnya berupaya untuk memberikan bantuannya secara moril maupun secara langsung," tambahnya.

Kepada para awak media yang mengikuti kegiatannya, AHY menjelaskan bahwa akan ada bantuan dari AHY dan keluarga seperti sembako dan air bersih. AHY berharap bantuan tersebut berguna bagi masyarakat.

"Nanti ada bantuan seperti natura, sembako, dan air bersih ya. Tidak terlalu banyak tetapi mudah-mudahan berarti untuk masyarakat," tutupnya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya